Terlanjur Dibongkar, Ini Strategi untuk Menyelamatkan Tiang Cendawan Cinde

Sesuai UU Nomor 11 Tahun 2010 yang berada dalam Pasal 85, 86 dan 87, pemerintah boleh memanfaatkan cagar budaya.

Terlanjur Dibongkar, Ini Strategi untuk Menyelamatkan Tiang Cendawan Cinde
TRIBUN SUMSEL
REVITALISASI - Sebuah eskavator sedang membongkar bangunan Pasar Cinde dan terlihat tiang cendawan, Senin (18/12/2017). Revitalisasi ditargetkan mulai dilakukan Januari 2018. 

TRIBUN SUMSEL.COM, PALEMBANG - Revitalisasi Pasar Cinde dari pasar tradisional menjadi modern segera dikerjakan awal 2018. Sebanyak 140 tiang cendawan tidak akan dirobohkan tetapi akan ditempatkan di suatu lokasi display dan diperkirakan menjadi museum sementara Pasar Cinde.

Bahkan setelah revitalisasi nantinya Pasar Cinde bagian depannya tetap mempertahankan khas banguann pasar saat ini. Tentunya dengan sentuhan arsitektur.

Staf Khusus Gubernur IGB Surya Negara menjelaskan, Pasar Cinde kini secepatnya dapat mulai dibangun pengembang properti PT Magna Beatum yang tergabung dalam Aldiron Hero Group, mengingat surat balasan dari Walikota Palembang sudah dibalas dan Cinde dapat dioptimalkan. Bahkan, surat balasan terkait Cinde tersebut juga sudah sampai ke Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin.

"Dengan keluarnya surat balasan ini maka segera dieksekusi pembangunannya. Maksud dilakukan eksekusi tersebut sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 yang berada dalam Pasal 85, 86 dan 87, pemerintah boleh memanfaatkan cagar budaya. Dalam hal ini pemerintah memanfaatkan cagar budaya untuk sosial dan kepentingan masyarakat," ungkap Surya, Senin (18/12).

Selengkapnya Baca Tribun Sumsel edisi cetak, Selasa (19/12/2017).

Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved