Berita Lubuklinggau

Perum Damri Lakukan Eksekusi Lahan, Ini yang Dilakukan Polisi Di Lubuklinggau

Rencana Perum Damri melakukan eksekusi jilid II pada tanggal 20 Desember mendatang dilahan seluas 1,5 ha

Perum Damri Lakukan Eksekusi Lahan, Ini yang Dilakukan Polisi Di Lubuklinggau
tribunsumsel.com/eko hepronis
Suasana saat gladi kotor di Mapolres Lubuklinggau. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUN SUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Rencana Perum Damri melakukan eksekusi jilid II pada tanggal 20 Desember mendatang di lahan seluas 1,5 ha di Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I nampaknya benar-benar akan dilakukan.

Pasalnya Polres Lubuklinggau sudah melakukan gladi kotor rencana pengamanan eksekusi yang melibatkan pihak kejaksaan, pengadilan, Brimob, Pemadam Kebakaran (Damkar) dan sejumlah anggota Mapolres Lubukinggau.

Meskipun sampai saat ini rencana eksekusi itu mendapat penolakan oleh warga setempat yang telah mendirikan bangunan di wilayah itu.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar melalui Kabag Ops Kompol Yudha usai memimpin gladi kotor mengatakan eksekusi itu adalah putusan pengadilan yang bersifat inkrah dan harus dijalankan

"Eksekusi ini amanat undang-undang bukan maunya Kapolres karena sudah inkrah, karena 2015 lalu sudah di putuskan," ungkapnya, Senin (18/12/2017).

Untuk itu, Polres Lubuklinggau hanya menjalankan perintah undang-undang saja.

Karena status tanah itu saat ini milik negara yang diwakili oleh Damri.

"Sesudah putusan itu mereka juga sudah diberitahu. Kalau tanah itu milik Damri. Masak negara kalah," katanya saat menyampaikan paparan dihadapan perwakilan yang hadir.

Rencananya Polres Lubuklinggau akan menurunkan sekitar 400 anggota dan lima alat berat termasuk ekskavator dan doser.

Halaman
12
Penulis: Eko Hepronis
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help