Liputan Eksklusif: Akun Palsu Bisnis Racun Makanan

Suplainya yang besar dan longgarnya pengawasan membuat orang banyak tergiur untuk bermain nakal.

Liputan Eksklusif: Akun Palsu Bisnis Racun Makanan
tribunsumsel.com
Ilustrasi formalin dari tribunsumsel.com 

PALEMBANG, TRIBUNSUMSEL.COM - Formaldehida atau dikenal dengan sebutan formalin biasa digunakan peternak untuk membasmi bakteri di kandang ayam usai panen.

Namun oknum di perusahaan obat menjualnya untuk bahan campuran makanan, seperti tahu dan mi, demi meraup untung besar. Banyak pihak terlibat.

Tribun Sumsel berusaha mengungkap praktik bisnis nakal oknum penjual obat ini selama dua pekan.

Malam di pertengahan November, Tribun Sumsel menjumpai seorang pria yang bersedia mengungkap praktik ini.

Permainan ini disebutnya sudah berlangsung lama. Ia geram dan khawatir apabila didiamkan maka semakin banyak orang menjadi korban akibat mengonsumsi formalin.

Formalin yang bersumber dari industri peternakan ayam menjadi sumber empuk untuk disalahgunakan.

Suplainya yang besar dan longgarnya pengawasan membuat orang banyak tergiur untuk bermain nakal.

Formalin pada bidang peternakan digunakan untuk membersihkan kandang dari bakteri seusai panen.

Siti Maidah (30), saat memberikan keterangan ke media dengan berapi-api di Polda Metro Jaya, Jumat (4/12/2015).
Siti Maidah (30), saat memberikan keterangan ke media dengan berapi-api di Polda Metro Jaya, Jumat (4/12/2015). (Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw)

Rumusnya, tiap satu liter digunakan untuk kandang berpopulasi seribu ayam. Sebagai disinfektan, formalin dianggap paling efisien karena harga murah dan hasil efektif.

Perusahaan obat hanya bisa mendistribusikan formalin ke perusahaan inti (tempat peternak plasma bermitra).

Selanjutnya, peternak plasma mengajukan kebutuhan formalin ke perusahaan inti.

Peternak ayam plasma tidak bisa langsung membeli formalin dari perusahaan obat. Namun tetap saja ada celah.

Setidaknya ada tiga modus menyelundupkan formalin ke pengusaha makanan tahu dan mi. Oknum karyawan toko obat hewan terlibat. Tak heran kalau Sumsel ditetapkan sebagai daerah DARURAT FORMALIN.

Bagaimana cara Bisnis Racun Pedagang Obat ini berjalan? Baca selengkapnya Tribun Sumsel edisi cetak, Sabtu (16/12/2017)

Editor: Aang Hamdani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved