Siapa Sangka Gelandang Bertahan MU Ini Pernah Berharap Jadi Penyerang

Ketika saya mulai bermain sepak bola, impian saya adalah bermain sebagai gelandang serang dan mencetak gol.

Siapa Sangka Gelandang Bertahan MU Ini Pernah Berharap Jadi Penyerang
INTERNET
Nemanja Matic 

TRIBUNSUMSEL.COM - Bintang Manchester United Nemanja Matic telah menggarisbawahi proses di balik peralihannya sebagai gelandang serang di lini tengah menjadi gelandang bertahan.

Dalam sebuah wawancara terbuka di edisi baru Inside United, majalah klub resmi, dia mengingat kembali penjelasan yang diberikan kepadanya oleh pelatih Benfica Jorge Jesus untuk pindah ke peran no 6 di lini pertahanan.

Matic telah menentukan posisinya sendiri dan menikmati awal yang baik untuk memulai hidup di Old Trafford, tidak melihat ke belakang setelah menerima nasehat dari mantan bosnya.

"Ketika saya mulai bermain sepak bola, impian saya adalah bermain sebagai gelandang serang dan mencetak gol," akunya. "Ketika saya tumbuh dewasa secara perlahan (sambil meninggikan tangannya), saya mulai bergerak mundur dan, ketika saya datang ke Benfica, pelatih Jorge Jesus mengatakan kepada saya bahwa saya tidak akan memiliki kesempatan untuk bermain di lini tengah yang menyerang," kata dikutip dari laman resmi manutd.com. [gerakan untuk menjadi tinggi dengan tangannya]

"Kami memiliki banyak pemain lebih baik dari saya dalam posisi itu seperti Pablo Aimar dan Javier Saviola. Jadi sulit bagi saya, dan dia mengatakan, jika saya ingin bermain, maka posisi no.6 di lini tengah defensif menjadi posisi saya dan bisa menjadi salah satu yang terbaik di dunia. Saya mulai bekerja keras dan mendengarkannya dan selangkah demi selangkah saya melakukan perbaikan. Seperti yang bisa Anda lihat hari ini, saya berada di Manchester United dan saya senang karena saya mengubah posisi saya. "

Ketika ditanya apakah ukurannya menjadi faktor di balik tombol taktis, Nemanja yang asili Serbia tersebut menjawab. "Ya, saya kira begitu. Dengan tinggi badan saya, sulit untuk bermain di depan. Tapi saya tidak tahu itu," katanya.

"Bisa jadi pelatih mengatakan tinggi badan saya menjadi masalah padahal sebenarnya itu kualitas saya," katanya sambil tertawa. "Aimar dan Saviola sangat kecil tapi sangat bagus secara teknis dan memiliki kualitas yang sangat baik," lanjutnya.

Matic menjadi bintang sampul terbaru Inside United yang memuat tujuh halaman hasil wawancara ekslusif. Dia juga tampil pada edisi 'The Graduates' yang menampilkan akun pribadi dari Scott McTominay, Axel Tuanzebe dan Joel Pereira, pameran fotografi Juan Mata dan beberapa ilustrasi oleh Eric Cantona.

Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help