TribunSumsel/

Gadis 18 Tahun Asal Palembang Digilir Tiga Pria Kenalan Facebook

Banyak pelajaran berharga bisa dipetik dari peristiwa memilkukan sekaligus memalukan yang menimpa gadis 18 tahun bernama Santi ini.

Gadis 18 Tahun Asal Palembang Digilir Tiga Pria Kenalan Facebook
KOMPAS.COM

PALEMBANG, TRIBUNSUMSEL.COM - Banyak pelajaran berharga bisa dipetik dari peristiwa memilkukan sekaligus memalukan yang menimpa gadis 18 tahun bernama Santi ini. Kehormatannya direnggut pria yang baru saja dikenal lewat akun Facebooknya.

Ya, perkenalan Santi dengan Rian Marully (18), membuatnya menjadi korban pemerkosaan secara bergilir oleh Rian dan dua pria berinisial AL serta DY (DPO) di bangsal batu bata Talang Betutu, Palembang, pada Senin (6/11/2017) lalau.

Saat ini, salah seorang pelaku, yakni Rian berhasil diamankan di Mapolsek Sukarami Palembang, Kamis (7/12/2017).

Kepada petugas, Rian menceritakan bagaimana pemerkosaan itu bisa terjadi. Karena sering mencari kenalan melalui media sosial, akhirnya ia berkenalan denganSinta.

"Baru dua bulan kenalan melalui Facebook, memang cuma satu kali bertemu. Ketika ada acara orgen tunggal, aku berinisiatif untuk mengajaknya nonton dan dia mau," katanya.

Santi yang mau diajak untuk nonton akhirnya sepakat untuk berangkat. Namun saat itu, Santi berangkat bersama Rian, AL, DY dan seorang perempuan lagi.

Tiba di lokasi nonton orgen tunggal, Rian dan dua temannya sepakat untuk membeli miras dan mereka punpesta miras. Rian dan kedua temannya berhasil untuk membuat korban Sinta menjadi mabuk.

Mengetahui korban Sinta mabuk, saat itulah rencana jahat mereka dilaksanakan. Korban dibawa ke bangsal pembuatan batu bata. Saat kondisi di bawah kesadaran, korban kemudian digilir Rian dan kedua rekannya tersebut.

"Pertamo AL, kedua DY dan baru aku. Kami sepakat untuk menggilir korban, karena kami juga sudah tak tahan karena sering menonton film porno," katanya.

Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Rivanda melalui Kanit Reskrim Iptu Marwan menuturkan, pemerkosaan terhadap korban secara bergilir setelah korban dicekoki minuman keras.

"Barang bukti yang kami amankan berupa plastik hitam yang menjadi alas mereka untuk melakukan tindak asusila tersebut," tuturnya.

Untuk kedua pelaku saat ini masih dalam pengenjaran. Akibat ulahnya dikenakan pasal 285 KUHP dengan ancaman 12 Tahun penjara. (ard)

Editor: Eko Adiasaputro
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help