TribunSumsel/

Denny Siregar Sindir ILC Usai Tampil Melempem, Tanggapan Karni Ilyas Ini Menampar Keras Dirinya

Nama Denny Siregar mencuat baru-baru ini usai tampil dalam program talkshow Indonesia Lawyers Club (ILC) bertajuk '212:

Denny Siregar Sindir ILC Usai Tampil Melempem, Tanggapan Karni Ilyas Ini Menampar Keras Dirinya
kolase tribun sumsel
Denny Siregar dan Karni Ilyas 

Tulisan-tulisannya banyak dibagikan netizen.

2. Punya lebih 500 ribu pengikut di facebook

Sudah tidak asing lagi buat sahabat yang rajin membaca beranda Facebook.

Fanpage-nya memiliki lebih dari setengah juta pengikut.

Dia juga aktif di Twitter, Instagram dan media sosial lainnya.

3. Tulis buku

Setahun setelah kemunculannya di media sosial, Denny Siregar menulis buku di awal 2016 lalu.

Buku itu berjudul Tuhan Dalam Secangkir Kopi. Terdiri dari 148 halaman buku ini merupakan kumpulan tulisan-tulisan denny di media sosial.
Di situs jual beli buku ini dibanderol dengan harga Rp 39.000.

4. Blogger

Namanya bukan hanya terkenal di media sosial tetapi ada satu blog atau website yang setiap harinya dia update.

Semua artikel yang di usung berhubungan dengan politik terhangat.

Seperti karangan bunga untuk ahok yang dibakar masa buruh pada tanggal 01 Mei 2017.

Penasaran dengan semua isi artikelnya, silahkan kunjungi blog www.dennysiregar.com.

5. Dukung Ahok

Salah satu tulisan Denny Siregar yang banyak di-share di media sosial maupun melalui group WhatApps tentang kepemimpinan. Ia mengupas tuntas seorang Ahok dengan apik lalu disaat yang bersamaan Ia membanting lawan Ahok, Haji Lulung dengan cadas.

Dalam tulisan-tulisannya Denny juga menyerang sejumlah tokoh seperti Prabowo SBY dan ketua MUI Maruf Amin.

Ia pernah menyebut Maruf Amin ikut berpolitik saat Pilgub DKI

6. Lawan Jonru

Sebelum aktivis media sosial Jonru Ginting ditahan, Denny Siregar adalah lawannya.

Keduany kerap saling sindir lewat tulisan-tulisan.

Kedua orang ini sangat lihai menyindir dengan kalimat-kalimat menohok namun kadang juga kocak.

7. Bikin marah buruh di Gresik

Seorang bernama Ruston Efendi, buruh pabrik di Gresik pernah mengirim surat terbuka kepada Denny.

Gara-garanya Denny menulis terkait aksi buruh FSPMI yang didalamnya ada Garda Metal yang salah satunya menuntut dihapuskannya kebijakan tax amnesty.

Disana Dennymenyertakan beberapa gambar barisan pasukan dimana salah satunya adalah barisan Garda Metal yang menyebut sebagai pasukan nasi bungkus.

Sayangnya tantangan buruh Gresik itu tak ditanggapi Denny.

Melalui media sosial Denny menyebut melayani debat buruh tak ada manfaatnya.

Penulis: Kharisma Tri Saputra
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help