TribunSumsel/

BREAKING NEWS : Banyuasin Tolak Serahkan Tegal Binangun ke Palembang, Kirim Surat ini ke Gubernur

Inti surat ini Kabupaten Banyuasin tetap berpegang pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 tahun 2008

BREAKING NEWS : Banyuasin Tolak Serahkan Tegal Binangun ke Palembang, Kirim Surat ini ke Gubernur
Tribunsumsel.com/Abriansyah Liberto
Aksi demo warga Tegal Binangun di depan Kantor Gubernur Sumsel 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN- Kendati telah dimediasi oleh Pemprov Sumsel permasalahan tapal batas Tegal Binangun antara Pemkot Palembang dan Pemkab Banyuasin, namun hingga kini status kawasan tersebut masih abu-abu alias belum jelas.

Pemrpov Sumsel yang menyarankan Tegal Binangun masuk ke Palembang belum disambut baik oleh Pemkab Banyuasin.

Pemerintah Banyuasin belum juga menentukan sikapnya terkait solusi yang diberikan.

Kabiro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (Otda), Amsin Jauhari menerangkan setelah diberi tenggat waktu selama tiga hari, hingga saat ini Pemkab Banyuasin masih bersikukuh belum juga menentukan sikap tegas.

"Hingga saat ini Pemkab Banyuasin belum ada jawaban.

Jadi kita menunggu keputusan mereka dahulu setuju atau tidak Tegal Masuk Palembang," jelasnya, Selasa (5/12/2017) pagi dikutip dari Sripo.

Terkait kondisi masalah Tegal yang belum menemui titik terang, Pemprov Sumsel belum bisa mengambil keputusan.

Lantaran proses pembentukan Kelurahan Jakabaring Selatan menjadi kewenangan penuh dari pemkab/kota.

"Untuk pembentukan kelurahan kembali ke pemkab/pemkot. Jadi kita masih tunggu jawaban dari Banyuasin," tegas dia.

Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin saat mensosialisasikan Asian Games 2018 pada 1.000 siswa dan guru.
Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin saat mensosialisasikan Asian Games 2018 pada 1.000 siswa dan guru. (TRIBUN SUMSEL/MAYA CITRA ROSA (MAGANG))

Sikap pemkab Banyusasin yang masih bersikukuh bahwa Tegal Binangun masih masuk ke dalam wilayah Banyuasin dan menolak masuk palembang membuat Gubernur Sumsel, Alex Noerdin geram.

Halaman
123
Penulis: Defri Irawan
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help