TribunSumsel/

Hendra Meregang Nyawa di Persembunyian

Hendra berkelahi dengan Adi dan Nopri hingga kedua lawannya itu mengalami luka.

Hendra Meregang Nyawa di Persembunyian
INTERNET
Ilustrasi kematian 

EMPATLAWANG, TRIBUNSUMSEL.COM - Acara Orgen Tunggal di Desa Sungaijernih, Kecamatan Muarapayang, Lahat berbatasan dengan Desa Sawah, Empatlawang, Minggu (3/12/2017), memakan korban.

Hendra (24), warga Desa Tanjungtawang, Kecamatan Muarapinang, Empatlawang tewas setelah sempat cekcok dan berkelahi dengan Adi, Nopri serta Medi di atas panggung.

Menurut Kasat Reskrim Polres Empatlawang, AKP Roby Sugara, Hendra mengalami luka tusuk pada bagian punggung belakang sebelah kiri, luka bacok pada bagian kepala sebelah kanan dan kiri, luka sayat di celah jari telunjuk dan luka lecet pada bagian pinggang. Ia ditemukan tewas dengan posisi jongkok dan masih memegang sebilah pisau.

Dijelaskan Roby, sebelum kejadian, Hendra berjoget di atas panggung. Entah apa penyebabnya, ia berselisih paham dengan Adi dan Nopri. Keributan itu berlanjut sampai turun dari panggung. Hendra berkelahi dengan Adi dan Nopri hingga kedua lawannya itu mengalami luka.

Tidak lama berselang datang Medi, teman Adi dan Nopri. Ia sengaja mencari Hendra dan bertemu di sebuah jembatan di perbatasan Desa Sungaijernih dan Desa Sawah Kecamatan Muarapinang. Di sana keduanya berkelahi dan diduga Hendra tak mampu mengatasi Medi. "Hendra sempat berlari, tapi dikejar oleh Medi," terang Roby, Senin (4/12/2017).

Keesokan harinya, Hendra ditemukan warga dalam kondisi tewas sekitar 200 meter dari lokasi perkelahian. Saat ditemukan ia dalam posisi jongkok, diduga sedang bersembunyi di balik semak-semak dan masih memegang sebilah pisau.

Beberapa jam kemudian, anggota Polsek Ulumusi dengan back up anggota Reskrim Polres Empatlawang berhasil mengamankan pelaku Nopri dan Medi di rumahnya di Desa Sawah Kecamatan Muarapinang saat ini keduanya sudah dibawa ke mapolres Empatlawang.

Sementara tersangka Nopri dan Medi kepada polisi mengakui jika mereka yang telah melakukan penganiayaan terhadap Hendra karena Medi merasa tersinggung dan tidak terima jika kedua temannya tersebut mengalami luka akibat lerkelahian.

Sedangkan tersangka Adi terpaksa dirawat di RSUD Lahat menjalani pengobatan dan perawatan akibat luka bacok.

"Saat ini anggota dan BKO brimob masih berjaga di lokasi guna mengantisipasi adanya amukan massa," kata Roby. (cr27/sp)

Editor: Eko Adiasaputro
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help