TribunSumsel/

Gerindra Belum Tentukan Sikap Politik, Edhy Prabowo Lebih Condong Usung Harnojoyo

Partai Gerindra menyatakan, lebih condong akan mengusung calon petahana saat ini yaitu Harnojoyo.

Gerindra Belum Tentukan Sikap Politik,  Edhy Prabowo Lebih Condong Usung Harnojoyo
Kompas.com/Indra Akuntono
Edhy Prabowo 

PALEMBANG, TRIBUNSUMSEL.COM-- Partai Gerindra menyatakan, dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kota Palembang 2018 mendatang, lebih condong akan mengusung calon petahana saat ini yaitu Harnojoyo. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua umum DPP Gerindra, Edhy Prabowo terkait klaim kandidat, jika ketua umum DPP Gerindra Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto akan mengusung kandidat lain diluar nama Harnojoyo.

"Belum ada dukungan yang keluar untuk kota Palembang dari Gerindra. Sabar aja, tunggu waktunya nanti akan ada rekomendasi dalam bentuk SK," kata Edhy, Kamis (30/11).

Menurut Edhy yang saat ini duduk sebagai anggota DPR RI, tak mempermasalahkan jika ada kandidat yang "mengklaim" sudah dapat restu dari Ketum. Namun, semuanya harus dalam bentuk rekomendasi SK dukungan dari DPP Gerindra yang ditandatangani Ketum dan Sekjen.

"Itu urusan dia (pasang foto sama Ketum Gerindra), silahkan dia pertanggung jawabkan sendiri. Saya sebagai kader Gerindra sekaligus anggota DPR RI dari Dapil Sumsel 1, mendukung incumben Harnojoyo," tegasnya.

Dilanjutkan Edhy, partainya memang tidak melarang setiap orang yang ingin berfoto dengan ketum Gerindra, dan menyampaikannya ke publik, sebab Prabowo diungkapkan Edhy selama ini akan menerima setiap kandidat kepala daerah atau masyatakat yang ingin berkomunikasi langsung.

"Itukan dia yang pasang (di media), karena sudah di terima ketemu Pak Prabowo. Pak Prabowo akan menerima siapa saja yang minta waktu ketemu," tukasnya.

Sementara, Ketua DPD Partai Gerindra Sumsel, Saifudin Aswari Rivai mengatakan, Partai Gerindra memang memiliki 5 kursi DPRD Kota Palembang. Namun ia enggan menyebutkan secara gamblang paslon mana yang akan mendapatkan dukungan di pilwako Palembang 2018 nanti.

"Sampai saat ini siapa yang akan kita dukung masih dibahas di tingkat DPP Partai Gerindra," ungkapnya.
Aswari menepis adanya isu menutup-nutupi. Hanya saja sebelum DPP Partai Gerindra menurunkan SK untuk pasangan calon yang diusung maka dinilai tidak etis jika dirinya bersuara.

"Dalam jangka waktu dekat akan kita umumkan, karena SK-nya akan keluar sebentar lagi," tandas bakal calon Gubernur Sumsel 2018 ini.

Sebelumnya, pasangan Sarimuda-Abdul Rozak (Sadar) mendapat dukungan dari Partai NasDem dan PKS, dua Partai Politik (Parpol) lagi dipastikan bakal merapat memberikan dukungan kepada duo insinyur ini.

Pasangan ini mengaku sudah mendapat dukungan jumlah kursi dari sejumlah partai sehingga memenuhi persyaratan yang ditetapkan yakni 20 persen dari total keseluruhan kursi yang ada di DPRD Kota Palembang.
Abdul Rozak mengatakan, memang saat ini mereka baru mengantongi 8 kursi. Namun jumlah dukungan itu santer dikabarkan bertambah lagi dari partai Gerindra.

Dukungan tersebut dipastikan setelah banyak beredarnya di sejumlah media, foto Sarimuda yang melakukan safari politik dengan melakukan kunjungan ke kediaman Ketua DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
"Sekarang kita memang baru mengantongi 8 kursi. Baru bertambah 5 kursi dari salah satu partai," ujar pria yang akrab disapa Cek Rozak ini.

Diketahui, Sarimuda dan Abdul Rozak sudah didukung Partai Nasdem pada September 2017. Disusul Partai Keadilan Sejahtera yang telah memberikan dukungan kepada pasangan ini pada bulan yang sama.

Tak hanya itu, Cek Rozak memberikan bocoran kemungkinan dukungan untuk Sarimuda-Abdul Rozak akan bertambah. Tiga kursi dukungan akan kembali mengalir masuk ke pasangan calon itu.

"Insya Allah dalam waktu dekat juga, ada tiga kursi yang merapat ke kita. Jadi total rencananya ada 16 kursi. Dukungan ini sekaligus mematahkan isu yang menyebutkan ada salah satu pasangan calon borong partai," pungkasnya.(arf)

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Erwanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help