Gedung Bowling Asian Games Sudah Rampung 100 Persen, Yuk Lihat Apa Saja Fasilitasnya

Gedung Bowling yang akan dipakai untuk perhelatan Asian Games 2018 telah selesai hampir 100 persen.

Gedung Bowling Asian Games Sudah Rampung 100 Persen, Yuk Lihat Apa Saja Fasilitasnya
TRIBUNSUMSEL.COM
Pekerja melakukan pemasangan kayu pada jalur lintasan bowling di Venue Bowling, Jakabaring, Palembang, Selasa (28/11/2017). Pembangunan venue bowling ini sudah hampir 100 persen.

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Gedung Bowling yang akan dipakai untuk perhelatan Asian Games 2018 telah selesai hampir 100 persen. Bantuan dari dana CSR PT OKI Pulp and Paper senilai Rp 25 miliar ini, kini tengah menyelesaikan lane bowling yang diprediksi selesai pada Desember 2017 mendatang.

"Pembangunan bowling centre terdiri dari gedung bangunan, utilitasnya (internal accesories facility) dan landscape. PT Oki Pulp sendiri kebagian untuk pembangunan gedung utamanya dan progresnya telah selesai 100 persen," jelas Vice Director OKI Pulp & Paper, Gadang H Hartawan, Selasa (28/11).
Gadang menambahkan, venue yang berdiri di atas lahan 2,8 hektare kini siap finishing. Setelah itu gedung langsung di hibahkan.
"Pembangunan venue bowling ini berstandar internasional dan luas bangunan sekitar 3.600 meter persegi. Desainnya juga semi futuristik dimana bangunan tampak depannya dibuat mirip pin bowling, ke depannya arena bowling ini bisa menjadi area komplek bisnis dan pembangunan ini murni hibah tanpa meminta timbal balik atau profit, cuma nama venue kemungkinan kita memberi masukan ada nama Sinar Mas grupnya," jelas dia.

Pantauan Tribun, venue bowling yang berada di belakang Bank Sumsel Babel ini terus dipoles oleh para pekerja, bangunan memiliki dua lantai ini masih dalam tahapan pembuatan lane bowling. Pendingin ruangan pun terasa sangat dingin serta dua patung pin bowling telah terpasang di pintu masuk gedung.

Tampak juga 40 mesin untuk menyusun pin dan oper bola yang ditutupi kain hitam. Setelah lane bowling dari Amerika terpasang, maka mesin penyusun pin akan dikerjakan.
Sementara, Koordinator Lapangan LPDUK Kemenpora, Taufik menjelaskan, selain gedung menkanikal elektrikal juga sudah selesai, kemudian pengerjaan masih dalam tahapan penyelesaian instalasi lane bowling. "Nanti akan diproses sanction oleh Asian Bowling Federation pada 17 Desember mendatang supaya bisa dipakai bertanding," ujarnya.

Taufik menerangkan, lane bowling ini sendiri akan memakai alat dari America Qubica AMF (American Machine and Foundry) yang dipakai di lane internasional. Bahkan gedung ini sendiri bisa menampung sampai 600 penonton yang disiapkan di lantai dua.
Gedung bowling ini sendiri dilengkapi full AC dengan suhu minimal 21 derajat. Hal itu tentunya akan membuat nyaman para atlet saat bertanding nanti.

Usai membangun gedung, kedepannya akan dibangun landscape atau taman serta area parkir yang akan selesai sebelum Asian Games 2018. Dana pembangunan itu sendiri memakai APBD dari Dinas Perumahan dan Pemukiman Sumsel. "Soal dana saya belum tahu, saat ini kebutuhan sanction disiapkan di area parkir sementara oleh LPDUK Kemenpora," ungkap Kabid Prestasi dan Iptek Dispora Sumsel ini.(men)

Penulis: Siemen Martin
Editor: Lisma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help