Coba dari Dulu Beli Saham! IHSG Naik Lagi ke Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Terus bergerak di zona merah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru ditutup menguat dengan rekor baru

Coba dari Dulu Beli Saham! IHSG Naik Lagi ke Rekor Tertinggi Sepanjang Masa
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL, PALEMBANG- Terus bergerak di zona merah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru ditutup menguat dengan rekor baru. Selasa (28/11), IHSG menguat 6,13 poin atau 0,10% ke level 6.070,72.

Satu tahun lalu di tanggal yang sama 28 November IHSG ditutup di angka 5.136. Lima tahun lalu 4.276. Bayangkan jika lima tahun lalu kita sudah investasi di bursa saham ini, pundi-pundi uang kita tentu sudah makin tebal.

Ini adalah rekor penutupan tertinggi IHSG sepanjang masa. Rekor bursa ini ditopang oleh volume transaksi 10,22 miliar saham dan nilai transaksi Rp 7,88 triliun.

Meski rekor, masih ada lebih banyak saham yang melemah. Sebanyak 236 saham melemah, 130 saham menguat, dan 114 saham bergerak datar.

Selain dari jumlah saham, ada lebih banyak sektor yang juga menurun pada hari ini. Tujuh dari 10 sektor melemah, dengan penurunan terbesar pada sektor aneka industri 1,36% dan sektor pertambangan 1,11%.

Sektor infrastruktur pun melemah 0,96%. Sektor industri dasar turun 0,87%. Sektor konstruksi terkoreksi 0,75%. Sektor perkebunan tergreus 0,71% dan sektor perdagangan turun 0,37%.

Sektor barang konsumer mencatat kenaikan terbesar, yakni 1,42%. Sektor keuangan menanjak 0,69%. Sementara sektor manufaktur menguat 0,47%.

Berikut top gainers pada indeks LQ45:
- HM Sampoerna Tbk (HMSP) 3,79%
- PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) 3,78%
- PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) 3,07%

Barisan top losers LQ45 terdiri dari:
- PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) -7,32%
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) -5,84%
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) -4,14%

Investor asing mencatatkan penjualan bersih Rp 216,15 miliar di pasar reguler. Tapi di seluruh pasar, termasuk pasar negosiasi, asing justru mencatat pembelian bersih Rp 114,94 miliar.

Pembelian bersih asing terbesar tampak lagi pada saham PT MNC Land Tbk (KPIG) Rp 529,4 miliar. Asing juga mengakumulasi pembelian pada empat saham bank pelat merah, yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 92,8 miliar, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) Rp 36,3 miliar, BBNI Rp 31,9 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 30,9 miliar.

Sedangkan penjualan bersih asing terlihat pada saham-saham PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) Rp 210 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 88 miliar, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 80,4 miliar.

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved