Banyak Guru Pensiun, Siap-siap Guru Bidang Studi ini akan Dibutuhkan Tahun Depan

Sebanyak 200- an guru pendidikan agama islam dari total 677 guru akan pensiun pada tahun depan.

Banyak Guru Pensiun,  Siap-siap Guru Bidang Studi ini akan Dibutuhkan Tahun Depan
TRIBUNSUMSEL.COM
Kasi Pendidikan Agama Islam (Pais) Kemenag Kota Palembang, Dewi Pusdi Kawat saat memberikan kata sambutan, Kamis (23/11/2017).

TRIBUNSUMSEL.COM ---  Ratusan guru pendidikan agama islam (PAI)se kota Palembang mulai dari jenjang tingkat SD, SMP dan SMA hadir dalam acara seminar bulan bakti pendidikan agama Islam yang berlangsung di Aula MAN 3 Palembang, Kamis (23/11).
Dalam acara tersebut para guru pendidikan agama Islam ini terpantau banyak yang telah memasuki usia yang tak muda lagi. Kasi Pendidikan Agama Islam (PAI) Kemenag Kota Palembang, Dewi Pusdi Kawat mengatakan di tahun depan, kota Palembang akan banyak sekali kekurangan guru mata pelajaran PAI.
Hal ini lantaran sebanyak 200- an guru pendidikan agama islam dari total 677 guru akan pensiun pada tahun depan.
"Tahun 2018 hingga 2019 berdasarkan data yang kita miliki ini bakal ada sekitar 200an guru agama islam yang bakal pensiun mulai dari jenjang SD hingga SMA," ujarnya di sela acara pembukaan seminar bulan bakti PAI.
Ia mengatakan saat ini memang guru pendidikan agama islam khsususnya banyak yang berusia di atas 50 tahun sehingga kekurangan ini memang juga dirasakan sekarang. "Untuk jumlah guru agama sekarang di kota Palembang ada sekitar 677 yang PNS sertifikasi dan sekitar 136 guru agama honor yang diperbantukan bersertifikasi non PNS," ujarnya.
Setiap satu sekolah ada sekitar 3 hingga empat guru agama. Namun memang ini masih dirasa kurang khususnya untuk PAI. "Sebenarnya kekurangan ini bukan untuk guru PAI saja tapi memang untuk guru umum lainnya," tegasnya.
Ditambahkan Kabid Pakis Kanwil Kemenag Sumsel, Muhammad Ali mengatakan penyebaran guru pendidikan agama islam memang masih dinilai kurang. Namun dengan adanya peran guru honor dapat membantu permasalahan tersebut. "Memang untuk data saya tidak tahu berapa banyak jumlah sekarang. Tapi untuk kekurangan guru ini bukan hanya untuk guru agama islam saja melainkan guru umum lainnya," jelasnya.
Karena itu, pihaknya akan terus berupaya untuk mengatasi permasalahan tersebut. Dalam bulan bakti pendidikan agama islam ini ia pun berharap agar peran guru agama islam dalam membentuk karakter anak bangsa dapat lebih baik lagi. "Pendidikan agama islam ini adalah mata pelajaran yang sangat berpengaruh besar dalam konteks moral bangsa dan untuk mencetak generasi muda penerus bangsa," jelas dia.
Ia berharap melalui seminar yang digelar oleh persatuan kelompok musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam mengambil tema "Urgensi Penguatan Pendidikan Karakter Pada Peserta Didik Menuju Indonesia Emas 2045" dapat memberikan tambahan ilmu yang lebih baik lagi untuk para guru aga islam yang ada di kota Palembang.(rie)

Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Lisma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help