TribunSumsel/

Penumpangnya Hanya Pakai Handuk Saat Dijemput, Tukang Ojek ini Nafsu dan Langsung Lakukan ini

Pencabulan tersebut dilakukan pelaku ketika rumah korban sepi ditinggal sang ibu bekerja sebagai tukang cuci.

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH- Masyarakat khususnya para orang tua hendaknya hati-hati dalam mempercayakan anak ke tukang ojek untuk antar jemput sekolah.

Ilusytrasi tukang ojek
Ilusytrasi tukang ojek ()

Pasalnya, di Prabumulih seorang tukang ojek yakni Mulyadi bin Usman (46) warga Jalan Anggrek RT 03 RW 03 Kelurahan Prabumulih kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih, tega mencabuli anak sekolah dasar inisial PW (9) yang merupakan langganan antar jemput ke sekolah.

Mirisnya, korban yang merupakan anak yatim tersebut dicabuli pelaku bukan hanya sekali saja namun sudah untuk kesekian kalinya dan diduga dibawah ancaman.

Pencabulan tersebut dilakukan pelaku ketika rumah korban sepi ditinggal sang ibu bekerja sebagai tukang cuci.

Peristiwa itu sendiri terjadi di kediaman korban di Kelurahan Mutang Tapus Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih, pada Senin (20/11/2017) sekitar pukul 14.00.

Beruntung aksi bejat pelaku berhasil diketahui Ketua RT yakni Azhari yang rumahnya bersebelahan dengan rumah korban.

Selanjutnya Azhari bersama warga menghubungi petugas dan meringkus tukang ojek cabul tersebut.

Akibat peristiwa pencabulan itu, korban PW mengalami trauma mendalam dan diduga menderita luka lecet di bagian kemaluan.

Informasi berhasil dihimpun Tribun Sumsel, peristiwa pencabulan itu terjadi bermula ketikan Mulyadi mendapat yang telah setahun dipercaya MS ibu korban untuk antar jemput anaknya PW sekolah.

Lalu pada Senin (20/11/2017) karena PW masuk siang pelaku Mulyadi datang ke rumah sekitar pukul 12.00 untuk mengantar sekolah.

Halaman
123
Penulis: Edison
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help