TribunSumsel/

Kejam ! Anak Ini Tega Hajar Ibu Kandungnya Sendiri Sampai Masuk Rumah Sakit,Katanya Khilaf!

Yose (55) seorang oknum guru olahraga salah satu sekolah swasta di Ogan Komering Ulu (OKU) harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Kejam ! Anak Ini Tega Hajar Ibu Kandungnya Sendiri Sampai Masuk Rumah Sakit,Katanya Khilaf!
Sodahead
Ilustrasi pemukulan. 

TRIBUNSUMSEL.COM,BATURAJA – Yose (55) seorang oknum guru olahraga salah satu sekolah swasta di Ogan Komering Ulu (OKU) harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Warga Jalan Garuda, Lintas Sumatera, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur ini diduga telah menganiaya ibu kandungnya sendiri, berinisial S (74) yang tinggal bersamanya.

Akibat dihajar anaknya, S harus di rumah sakit lantaran mengalami sejumlah lebam dan bengkak. Ibu kandung tersangka kini masih mendapat perawatan intensif di RSUD Ibnu Sutowo Baturaja. Menurut informasi yang diterima korban kemungkinan akan menjalani operasi pada bagian telinganya.

“Kita melakukan penahanan tersangka Yose karena diduga melakukan penganiayaan dalam rumah tangga yakni menganiaya ibu kandungnya. Bahkan sampai sekarang korban masih dirawat di rumah sakit,” jelas Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana Sulandari didampingi Kasat Reskrim AKP Alex Andriyan SKom, kepada wartawan.

Pelaku diduga sudah sering menghajar ibunya. Dimana korban tinggal dengan pelaku yang anak kandungnya sendiri. Perbuatan durhaka pelaku puncaknya terjadi 28 Oktober berakibat fatal hingga korban harus dirawat inap di rumah sakit.

“Korban mengalami sejumlah luka Lebam di kepala, pembengkakan di bagian telinga kanan, kebab pipi kiri dekat mata. Kabarnya telinga korban harus dioperasi,” tambah Kapolres.

Dijelaskan AKBP Wida, tersangka melakukan penganiayaan tersebut lantaran kesal dengan ibu kandungnya yang sering ngompol ditempat tidur.

“Tersangka kesal sikap ibunya yang seperti kekanak-kanakan sehingga pelaku melampiaskan kekesalannya dengan memukul ibunya setiap kali melakukan kesalahan. Keterangan pelaku ibunya sering kencing di kasur atau tidak mau ke kamar mandi,” ujarnya.

Penganiayaan anak terhadap ibu kandung ini terungkap karena seorang anak korban lainnya melapor ke Polres OKU. Pelapor atas nama Widiya (40), warga Kelurahan Sekarjaya, Kecamatan Baturaja Timur

Dalam laporannya ke SPKT Polres OKU pada 6 November 2017 lalu, pelapor yang juga adik kandung pelaku menuturkan penganiayaan dilakukan di rumah pelaku. Menurutnya, anak-anaknya (anak korban) yang lain sering menemui pelaku untuk menjemput ibunya, namun selalu dihalangi.

Bahkan jika mereka tetap nekad ingin membawa ibunya keluar dari rumah pelaku, justru pelaku makin kalap tidak segan mengeluarkan parang panjang. Pelaku sendiri menguasai uang pensiunan almarhum ayah mereka yang seharusnya diterima ibu kandung mereka yang sudah renta tersebut.

Sementara itu Tersangka Yose membantah dirinya telah melakukan penganiayaan terhadap ibu kandungnya. Menurutnya dirinya hanya kesal karena sang ibu susah diatur terlebih lagi saat hendak buang air.

“Aku dak sengajo, mungkin hilaf laju tepukul, tapi aku dak ado niat.  Kalo ditanyo menyesal  yo aku menyesal lah berbuat mak itu dengan wong tuo. Tapi kalau duit pensiun baru tiga bulan terakhir aku ngambek kannyo, sisonyo adik ku yang melapor itu ngembeknyo di bank,” katanya

Editor: Mochamad Krisnariansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help