TribunSumsel/

Azab Pedih, Pria Ini Lepas Kain Ihram Saat Haji, Lalu Dijadikan Alas Kaki Buat Orang Terkejut

Cerita yang akan saya ceritakan agak aneh, cerita tentang seorang peziarah bernama Mansor (bukan nama sebenarnya) berusia 30-an yang seumuran saya.

Azab Pedih, Pria Ini Lepas Kain Ihram Saat Haji, Lalu Dijadikan Alas Kaki Buat Orang Terkejut
ist

Tiba-tiba kain ihram dilemparkan ke lantai. Setelah itu, dia menginjak-injak seperti alas kaki.

Setelah ihram kain, dia mengusap kedua sisi telapaknya. Itulah yang dilakukan Mansor sampai dia meninggalkan Tawaf.

Aku menggelengkan kepala. Aku bertanya-tanya apa sebenarnya yang terjadi pada Mansor?

Saya menduga ada yang salah dengan Mansor. Jika tidak, masak kelakuannnya sangat aneh.

Lalu aku melakukannya dan bertanya apa masalahnya.

Saya juga bertanya-tanya mengapa berjalan di dalam karung ihram yang kaku dan berduri?

Saya mengatakan kepada Mansor, sebagai orang yang bertanggung jawab .

untuk membawa jemaah saya pantas untuk mengetahui apa yang terjadi padanya.

Kukatakan pada Mansor, jika ada masalah segera memberitahu jangan diam saja.

Setelah ditekan, Mansor memberitahuku. Mansor mengatakan setiap saat langkahnya menginjak lantai Masjidil Haram.

dia merasa sangat panas. "Saat telapak kakiku aku merasa seperti berjalan di atas bara api. Ini menyakitkan, panas, sakit! "Kata Mansor.

Saya terkejut. Eh, itu tidak akan terasa Mansor. Bila memungkinkan dalam cuaca yang sejuk ini, lantai Masjidil Haram bisa menjadi panas. Bagaimanapun, saya dan jemaah lain tidak merasa seperti itu.

"Itu benar. Demi Allah, saya tidak tahan dengan lantai Masjidil Haram.

saya membuka kain ihram untuk alas kaki. Panasnya seperti api di bawah lantai. Rasanya terbakar habis! "Kata Mansor serius.

Aku merenung sejenak. Kejadian ini aneh. Setibanya di hotel, saya menyelidiki apa yang dia lakukan sebelum pergi ke Mekkah.

Akhirnya saya mengeri tindakan yang aneh saat berada Tanah Suci, Mansor berlibur di disko dan pub dengan sangat puas.

Setelah kembali ke Mekah dia tidak akan menginjak kejahatan lagi.

Sudah beberapa kali saya mendengar pengakuan dari Mansur tentang dirinya di Mekah.

Haruskah aku melihat perilakunya itu aneh. Saat lantai Masjid Suci, rasanya seperti membakar api.

Bagaimanapun, sebelum Mekkah sampai lakukan keburukan dan kejahatan.

Tepat sebelum pergi ke Mekah, Mansor mengisi waktu dengan beribadah dan mempersiapkan pengetahuan agama.

Dan apa yang mungkin terjadi adalah jawaban Tuhan yang paling tidak telah membuat Mansor Sadar.(*) (M Krisnariansyah)

Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help