TribunSumsel/

Gelar Edukasi 100 Dokter di Sumatera Selatan

Presiden Direktur PT Hexpharm Jaya, Mulia Lie mengatakan HJ Learning Forum ini dilakukan dengan tujuan agar para dokter dapat

Gelar Edukasi 100 Dokter di Sumatera Selatan
tribunsumsel.com/Sri Hidayatun
Pemukulan gong yang dilakukan oleh Ketua Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Sumsel, dr Masagus M Hakim,M.Kes sebagai tanda dimulainya acara mini simposium clinic management talk, Minggu (12/11/2017). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - PT Kalbe Farma Tbk( Kalbe) melalui Hexphram Jaya menyelenggarakan HJ Learning Forum dengan tema "Clinic Management Talk".

Acara yang digelar di hotel Excelton ini dihadiri oleh lebih dari 150 dokter umum dan spesialis yang ada di Sumsel yang juga didukung oleh Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Sumsel.

Presiden Direktur PT Hexpharm Jaya, Mulia Lie mengatakan HJ Learning Forum ini dilakukan dengan tujuan agar para dokter dapat memahami management klinik terutama klinik pratama agar dapat mendukung program pemerintah yakni JKN.

"Kami lakukan program ini agar para dokter mendapatkan wawasan dan informasi terbaru mengenai risk management terutama klinik pratama," ujarnya.

Sesuai dengan program pemerintah yang mengharuskan 2019 setiap warga Indonesia wajib menjadi peserta BPJS .

Oleh karena itu, ketersediaan faskes I dibutuhkan seiring dengan peningkatan jumlah peserta BPJS.

"Program JKN mendapatkan respon yang cukup positif dari masyarakat.

Sehingga menuju tahun 2019 semua penduduk Indonesia harus dan wajib menjadi peserta BPJS dibutuhkan faskes 1 yakni klinik untuk melayani ini," ujarnya.

Dari mini simposium ini pihaknya mengedukasi para dokter untuk memanjemen klinim di era JKN. "Salah satunya dengan cara memilih obat-obatan yang tepat," ungkap dia.

Ketua Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Sumsel, dr Masagus M Hakim,M.Kes mengatakan pada tahun 2019 pemerintah mewajibkan setiap warga Indonesia wajib menjadi anggota JKN melalui BPJS. Konsekuensinya, perlu tersedia fasilitas kesehatan tingkat 1 (klinik) sebagai prasyarat pemeriksaan kesehatan peserta BPJS yang mudah diakses serta tersedia sarana dan prasarana yang memadai.

Dan dalam hal ini, PT Kalbe Farma Tbk melalui PT Hexpharm Jaya, melaksanakan mini simposium bagi para dokter sehingga memiliki kemampuan mengelola klinik fasilitas kesehatan tingkat 1 secara mandiri.

"Kita gelar ini bekerjasama dengan Kalbe Farma untuk mendukung program pemerintah ini," ujarnya.

Ia mengatakan tahun 2019 diharapkan semua dokter yang berpraktek secara mandiri bisa berubah menjadi klinik agar dapat mengcover peserta BPJS Kesehatan lebih banyak.

"Ini yang kita edukasi dan arahkan. Nantinya kita harap jumlah klinik ini akan lebih banyak lagi agar pelayanan BPJS dapat lebih mudah lagi," ujarnya.

Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help