TribunSumsel/

Hari Pahlawan

Ayah Tewas di Tangan Serdadu Belanda, Kisah Veteran Pejuang Ini Bikin Terenyuh!

Pria yang nyaris berusia satu abad ini hidup sederhana, menempati kediaman semi permanen di pinggir aliran sungai

Ayah Tewas di Tangan Serdadu Belanda, Kisah Veteran Pejuang Ini Bikin Terenyuh!
TribunSumsel.com/Agung Dwipayana
Veteran pejuang bernama Samawi Rejo (90). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Merebut kemerdekaan dari tangan penjajah merupakan perjuangan dan dedikasi tak ternilai bagi bangsa dan negara.

Pertumpahan darah dan nyawa merupakan harga yang harus dibayar untuk melepaskan negara dari belenggu penjajahan.

Kini negara ini telah merdeka. Perjuangan melawan penjajah sudah tidak diperlukan lagi. 

Tinggal generasi penerus bangsa yang mengisi kemerdekaan untuk mencapai cita-cita menuju bangsa yang memakmurkan segenap warga negaranya.

Bagaimanapun, jasa dan perjuangan para pahlawan tidak dapat dilupakan begitu saja.

Mereka pantas mendapat apresiasi dan penghargaan selama hayat masih di kandung badan mereka.

Beberapa pahlawan yang mengalami hal-hal pahit saat ikut membantu berjuang melawan penjajah, kini mereka di masa tua mereka masih  mendedikasikan hidup bagi negara sebagai veteran pejuang.

Seperti yang dilakukan veteran pejuang bernama Samawi Rejo (90).

Pria yang nyaris berusia satu abad ini hidup sederhana, menempati kediaman semi permanen di pinggir aliran sungai Bendung, tepatnya di Jalan Rawa Jaya, RT 07, RW 02, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning, kota Palembanh. 

Ketika TribunSumsel.com bertandang ke kediamannya, Jumat (10/11/2017), Samawi masih tampak gagah dan gigih menjalani aktivitas sehari-hari.

Halaman
1234
Penulis: Agung Dwipayana
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help