TribunSumsel/

Parah! Aparat Sipil Negara di Muratara Ini Diamankan Petugas Saat Lagi Ngefly!

Keduanya ASN tersebut di gerbek oleh petugas di rumah Fajar dalam keadaan keadaan sakau karena diduga

Parah! Aparat Sipil Negara di Muratara Ini Diamankan Petugas Saat Lagi Ngefly!
net
Ilustrasi sakau 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Dua orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdinas di Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) diamankan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Lubuklinggau bekerja sama dengan pasukan J‎ihad Anti Narkoba (Jinak).

Keduanya yakni Fajar Sricahyo (39) warga jalan Kerinci II, Rt 10, No 18, Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur 1 dan Christriandy (39) warga Jalan Kutilang Rt 01, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II‎.

Keduanya ASN tersebut di gerbek oleh petugas di rumah Fajar dalam keadaan keadaan sakau karena diduga usai melakukan pesta narkoba, pada hari Senin, (6/11/2017) sore sekira pukul 19.30 WIB.

Kepala BNN Kota Lubuklinggau AKBP Edy Nugroho bersama pasukan jinak merilis tangkapan dua orang oknum ASN.
Kepala BNN Kota Lubuklinggau AKBP Edy Nugroho bersama pasukan jinak merilis tangkapan dua orang oknum ASN. (tribunsumsel.com/Eko Hepronis)

Kepala BNN Kota Lubuklinggau, AKBP Edy Nugroho mengatakan penangkapan kedua oknum ASN tersebut bermula dari informasi masyarakat yang diteruskan kepada tim Jinak yang merasa resah dengan tingkah laku kedua oknum tersebut.

‎"Atas informasi itu petugas kita langsung bergerak dan melakukan penggerbekan. Saat di gerbek salah seorang diantara keduanya sempat melarikan diri, namun berhasil gagalkan oleh anggota dilapangan," katanya saat menggelar Rilis, Rabu (08/11).

Usai mengamankan keduanya petugas langsung melakukan penggeledahan ‎dan berhasil mengamankan barang bukti (BB) satu klip plastik yang berisikan kristal di duga sabu, satu pipet plastik yang ujungnya runcing, dan satu kaca pyerex.

Edy juga mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan pendalaman apakah kedua orang oknum ASN yang diamankan memang terlibat sebagai bandar atau hanya ‎sebagai pemakai.

Jika memang terbukti sebagai bandar akan dilakukan tindakan tegas.

"Sejauh ini keduanya masih sebagai pemakai. Namun jika nanti hasil pendalaman mereka terbukti lebih jauh maka akan ditindak tegas," ujarnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help