TribunSumsel/

Bantai Persegres 10-2, SFC Ukir Rekor Baru

Sriwijaya FC sukses mencatatkan rekor baru usai laga melawan Persegres (5/11) kemarin, apa såja?

Bantai Persegres 10-2, SFC Ukir Rekor Baru
SFC sukses mencukur Yamuna Persegres dengan skor telak 10-2, Minggu (5/11) dalag lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia 2017 

Laga Sriwijaya FC melawan Persegres Gresik, Minggu (5/11) sore di stadion Madya Bumi Sriwijaya Palembang yang berakhir dengan skor 10-2 untuk kemenangan laskar wong kito menghasilkan beberapa rekor. Yang pertama adalah kemenangan terbesar sepanjang kompetisi Liga 1 Indonesia 2017, SFC sukses melewati catatan Persela Lamongan yang sebelumnya juga sukses mengalahkan lawan yang sama dengan skor 7-1 (30/9) lalu.

Torehan ini juga membawa SFC menyamai rekor di kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 yakni kemenangan terbesar sewaktu menang atas PS TNI (6/8/2016) lalu. Kemenangan ini juga menjadi rekor kemenangan terbesar SFC selama keikutsertaan di kompetisi tertinggi di tanah air sejak 13 tahun lalu. Catatan 10 gol ke gawang lawan juga menyamai rekor saat SFC membantai PSMP Mojokerto (3/6/2010) silam.

Manajer SFC, Ucok Hidayat menyebut pihaknya memang menginstruksikan kepada seluruh pemain untuk terus bermain baik dan fokus di laga tersisa musim ini. “Mungkin memang sudah tidak ada yang bisa direbut, tapi SFC adalah kebanggaan masyarakat Sumsel dan mereka harus bisa memberikan yang terbaik buat seluruh pendukungnya,” ujarnya usai pertandingan.

Sejak laga melawan Bali United (30/10) lalu, pihaknya juga telah menyiapkan reward yang luar biasa kepada seluruh pemain bila mampu meraih hasil maksimal. “Saya pribadi meski di Bali kemarin gagal menang, namun secara permainan sudah cukup puas. Sore ini juga seluruh gol yang dicetak juga berasal dari kerja keras dan bukan hadiah dari lawan, sebagai manajer saya memang ingin di setiap laga para pemain bisa bermain dengan semangat dan daya juang yang tinggi,” tegasnya.

Kepala Dinas PU Bina Marga Sumsel ini menyebut pihaknya terus berusaha memberikan pendekatan yang terbaik kepada seluruh pemain agar mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya. “Saya mungkin tidak terlalu mengerti sepakbola, tetapi saya berusaha melakukan pendekatan ke pemain dan semua kebutuhannya kami penuhi. Di setiap laga atau sesi latihan saya juga berusaha hadir dan melihat mereka, selain itu saya juga butuh masukan dari semua pihak agar kedepannya SFC lebih baik,” ujarnya.

Penulis: Haryanto
Editor: Haryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help