TribunSumsel/

Waspada Tinggalkan Pondok Kosong Isinya Bisa Raib, Ini Dia Pelaku Pencuriannya

Setelah memastikan pondok kosong baru keduanya mencongkel pintu pondok tersebut dan langsung masuk menggasaknya.

Waspada Tinggalkan Pondok Kosong Isinya Bisa Raib, Ini Dia Pelaku Pencuriannya
tribunsumsel.com/Eko Hepronis
Tersangka saat dimintai keterangan oleh Kapolsek kantor Polsek Utara, Kota Lubuklinggau. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Satuan Unitreskrim Mapolsek Lubuklinggau Utara berhasil membekuk satu dari orang spesialis pencuri pondok kosong pada hari Senin (23/10) pukul 08.00 WIB.

Pelaku tersebut yakni, Suprianto (23) warga Kelurahan Petanang Ulu, Ke‎camatan Utara I diamankan saat hendak mengisi ‎minyak di SPBU Kelurahan Durian Rampak.

Suprianto mengaku sudah tiga kali menjalankan aksinya.

Sebelum menjalankan aksinya ia bersama temannya mengincar pondok-pondok kosong yang tidak ada penghuninya.

Setelah memastikan pondok kosong baru keduanya mencongkel pintu pondok tersebut dan langsung masuk menggasaknya.

Barang-barang yang didapat mereka jual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Yang kita bongkar pondok-pondok yang tidak ada penghuninya. Uangnya hasil penjualan untuk memenuhi kebutuhan sehari-sehari saja," ungkapnya saat dirilis di Mapolsek Lubuklinggau Utara, Selasa (24/10/2017).

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Hajat Mabrur Bujangga, melalui Kapolsek Lubuklinggau Utara, AKP Horrison Manik‎ mengatakan penangkapan tersangka berdasarkan laporan dari Arafik, warga Kelurahan Petanang Ulu pada tanggal (18/10) lalu.

"Atas perbuatan bongkar pondok rumah tersebut Arafik kehilangan satu mesin sinso, satu liter racun rumput merek rondup dan tiga karung kopi. Apabila ditaksir kerugian mencapai Rp 5 juta," ungkapnya.

Atas laporan itu anggota melakukan penyelidikan dan didapatlah informasi jika pelaku adalah Suprianto.

Kemudian ketika mengetahui ‎Suprianto akan melintas petugas melakukan penangkapan.

"Sekarang pelaku sudah kita amankan dan sedang dalam pengembangan, karena selain tiga tempat yang diakui di duga masih ada TKP ‎lainnya. Sementara tersangka lainnya sedang dalam pengejaran oleh petugas," ujarnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help