TribunSumsel/
Home »

Sport

» MotoGP

Valentino Rossi - Buktikan Jadi Pebalap Kawakan dan Masih Miliki Taji

Manuver Iannone yang liar dianggap Rossi sangat menggangu dan membuatnya kehilanggan peluang menempel Marquez.

Valentino Rossi - Buktikan Jadi Pebalap Kawakan dan Masih Miliki Taji
MOTOGP.COM
Pebalap Movistar Yamaha MotoGP asal Italia, Valentino Rossi (depan), memacu motornya pada balapan GP Ceska di Sirkuit Brno, Minggu (6/8/2017). 

TRIBUNSUMSEL.COM - Sempat terseok di sesi latihan bebas dan kualifikasi, Valentino Rossi akhirnya bisa merasakan manisnya podium kedua MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island, Minggu (22/10/2017).

Bahkan The Doctor merasa punya potensi bersaing lebih sengit dengan Marc Marquez.

Memulai balap dari posisi ketujuh, perjalanan awal Rossi cukup mulus.

Kondisi ini diakui tidak lepas berkat faktor cuaca yang baik sehingga lintasan tetap kering.

Pertarungan Rossi dimulai dengan menempel rekan satu timnya, Maverick Vinales, beserta beberapa pebalap muda lain, seperti Johann Zarco, bahkan Marc Marquez.

Tepat pada putaran ke-21, Marquez menyalip Vinales dan berusaha mempertahankan jarak dengan memanfaatkan aksi pebalap Suzuki Ecstar Andrea Iannone.

 
Photo published for Podium trio welcome extended Michelin tyre deal

Podium trio welcome extended Michelin tyre deal

Phillip Island podium finishers Marc Marquez, Valentino Rossi and Maverick Vinales have welcomed the news that Michelin will continue as MotoGP’s control tyre supplier until at least 2023. The French.

Manuver Iannone yang liar dianggap Rossi sangat menggangu dan membuatnya kehilanggan peluang menempel Marquez.

Namun di sisi lain, aksi tersebut membangkitkan adrenalin Rossi untuk bertarung lebih keras.

"Saya punya potensi untuk menempel Marquez sampai akhir karena saya sedang melaju kencang. Tapi ketika saya dalam posisi sempurna, Iannone masuk ke hairpin (tikungan tusuk konde) seperti orang gila, dan Marquez langsung melesat," ucap Rossi dikutip dari Motorsport.

 
Photo published for Valentino Rossi: Fight hard, or go home

Valentino Rossi: Fight hard, or go home

Phillip Island runner-up Valentino Rossi says the fairing-bashing on show in Australia is now ‘the game’ in MotoGP.

The nine-time world champion clashed on track with eventual winner Marc Marquez.

Menurut Rossi aksi agresif dari pebalap muda memang sudah menjadi permainan yang umum di lintasan MotoGP, terutama setelah banyak masuk pebalap dari Moto2.

Beberapa contoh, seperti yang dilakukan Johann Zarco saat menyenggol ban belakang Marquez.

Begitu juga dengan Rossi yang sempat bersenggolan di tikungan 2 dengan Marquez.

"Level agresivitas dan kontak antar pebalap sudah meningkat. Zarco pun selalu agresif, anda jadi merasa kesal, tapi itu tidak mengubah apa-apa. Beginilah permainannya, sedikit lebih berbahaya tapi harus seperti ini," kata Rossi.

Editor: Hartati
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help