TribunSumsel/

Masih Ingat Polisi yang Dikeroyok Sopir Angkot di Depan Monpera, Begini Nasib Pelakunya Sekarang

Ia menceritakan, peristiwa itu bermula saat keduanya hampir bersenggolan mobil saat melintas di Jalan Merdeka tersebut.

Masih Ingat Polisi yang Dikeroyok Sopir Angkot di Depan Monpera, Begini Nasib Pelakunya Sekarang
TRIBUN/SANOVRA JR
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Slamet Teguh Rahayu

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sempat menjadi buron usai aksi hebohnya melakukan pengeroyokan terhadap Brigadir Robhertus Roy Ramadona (30), anggota Polres Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), yang terjadi di depan Monpera,‎ Kamis (21/9/2017) siang yang lalu.

Akhirnya, salah satu pelaku pengeroyokan, yakni‎ Dedek Nopriansyah (24), warga Jalan Kadir TKR Lorong Sari Irama Kelurahan 36 Ilir Kecamatan Gandus ini berhasil diamankan anggota Unit Pidum Sat Reskrim Polresta Palembang, Minggu (22/10/2017) malam.

Ia diamankan, saat berada di kediaman mertuanya di kawasan Plaju.

Tak hanya diamankan, Dedekpun harus menahan sakit, usai di kaki kirinya tertanam timah panas polisi.

Ditemui di ruang piket Sat Reskrim Polresta Palembang, Dedek hanya bisa terduduk lemas.

Ia menceritakan, peristiwa itu bermula saat keduanya hampir bersenggolan mobil saat melintas di Jalan Merdeka tersebut.

"Saya mau nyalip, tapi tidak dikasih jalan, malah mau nyerempet, jadi saya sedikit emosi. Saya menepi dan turun dari mobil," kata sopir angkot jurusan Ampera-Pakjo ini, Senin (23/10/2017).

Dedek satu dari tiga pelaku pengeroyokan polisi di depan Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Kamis (21/9/2017) lalu saat diamankan di Mapolresta Palembang
Dedek satu dari tiga pelaku pengeroyokan polisi di depan Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Kamis (21/9/2017) lalu saat diamankan di Mapolresta Palembang (Tribunsumsel.com/Slamet Teguh Rahayu)

Saat turun dari kendaraannya masing-masing itulah keduanya lantas terlibat baku hantam.

Sedang terlibat perkelahian, tiba-tiba datang teman Dedek yang bernama Epik (DPO).

Halaman
123
Penulis: Slamet Teguh Rahayu
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help