Sriwijaya FC

Blunder Teja Paku Alam Antisipasi Tendangan Pemain Arema, Sriwijaya FC Tertahan di Kandang

Dengan tambahan 1 poin ini, laskar wong kito masih tertahan di peringkat 12 klasemen sementara kompetisi

Blunder Teja Paku Alam Antisipasi Tendangan Pemain Arema, Sriwijaya FC Tertahan di Kandang
Net

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Sriwijaya FC gagal mempertahankan tren positifnya usai ditahan Arema FC dengan skor 1-1, Jumat (20/10) sore di stadion Bumi Sriwijaya Palembang.

Sempat unggul lewat gol Nur Iskandar di menit 21, tim tamu berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan Marko Kabiay 8 menit kemudian.

Dengan tambahan 1 poin ini, laskar wong kito masih tertahan di peringkat 12 klasemen sementara kompetisi Liga 1 Indonesia 2017 dengan poin 38.

Pelatih SFC, Hartono Ruslan mengaku anak asuhnya bermain anti klimaks di laga ini.

“Mereka bermain under perform dan banyak melakukan kesalahan dasar sehingga tidak berkembang. Tim lawan juga mampu mengimbangi penguasaan bola, namun evaluasi terbesar adalah disiplin dan fokus menjaga lawan serta pressing yang kuat selama 90 menit,” ujarnya usai pertandingan.

Terkait kesalahan yang dilakukan oleh Teja Paku Alam yang berujung gol bagi lawan, Hartono menyebut hal ini sebagai sebuah kecelakaan yang biasa terjadi di sebuah pertandingan.

“Inilah sepakbola dan tidak bisa menyalahkan 1 pemain saja, harus tetap bermain sebagai tim dan bukan salah Teja saja, mungkin karena dari sisi lapangan, dia mengira akan diumpan ke tengah namun tadi langsung tendangan ke gawang. Namun soal teknis silahkan tanya ke pelatih kiper SFC,” ungkapnya.

Sementara itu, pelatih Arema Joko Susilo mengaku senang bisa mewujudkan target mengambil poin di kandang SFC.

“Seperti yang kami duga, SFC tim yang kuat dan kompak, posisi di klasemen tidak mencerminkan kekuatan mereka sesungguhnya. Namun kami datang ke Palembang tidak untuk bertahan, tadi di 20 menit terakhir buktinya memasukkan pemain yang menyerang, tetapi 1 poin sangat kami syukuri,” ungkapnya.

Gehtuk juga menyebut tidak melakukan taktik defensif dengan menyimpan beberapa pemain utamanya seperti Juan Pino, Christian Gonzales atau Adam Alis.

“Tidak, itu murni kepentingan taktik. Soal Pino kondisinya tidak fit, ada sedikit masalah. Awalnya ingin dimainkan, tetapi akhirnya diputuskan untuk tidak diturunkan sama sekali,” jelasnya.

Dengan hasil ini, laskar wong kito gagal memberikan kado jelang ulang tahunnya yang ke-13 tahun, 23 Oktober ini.

Usai melawan Arema FC, Yu Hyun Koo dkk akan kembali bertanding dan 2 kali melakukan lawatan away yakni ke kandang PS TNI (25/10) dan Bali United (30/10) mendatang.

Berikut Video Highlight

Penulis: Haryanto
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved