TribunSumsel/

Sering Marah Belum Tentu Gila, Bisa Jadi Tumor Otak, Yuk Cek Sekarang Sebelum Terlambat

Perubahan perilaku seseorang yang tiba-tiba marah-marah dan sering ngoceh sendiri, belum tentu ia menderita gangguan jiwa.

Sering Marah Belum Tentu Gila, Bisa Jadi Tumor Otak, Yuk Cek Sekarang Sebelum Terlambat
Ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Dokumentasi otak (brain documentation) sangat penting untuk mendeteksi dini gangguan pada otak seperti stroke ataupun tumor.

Sehingga bisa dilakukan tindakan lanjutan bila nantinya ditemukan gangguan pada otak.

Pemateri dari RS Siloam Sriwijaya, dr Theresia Christin SpS, mengatakan, ada baiknya dilakukan deteksi sedini mungkin agar bisa diketahui kesehatan otaknya.

"Biasanya kan ada check up medis atau cek darah. Nah dokumentasi otak ini hanya ada di RSMH dan di Siloam. Jadi kalau selama ini ada keluhan di otaknya, bisa jadi ada gangguan," jelasnya.

Ia mencontohkan, perubahan perilaku seseorang yang tiba-tiba marah-marah dan sering ngoceh sendiri, belum tentu ia menderita gangguan jiwa.

"Ada kasus seperti itu, jadi ketika orang perilakunya berubah jadi marah dan ngoceh, jangan langsung dibawa ke rumah sakit jiwa. Silahkan periksa otaknya dulu karena bisa jadi perubahan perilaku dikarenakan ada tumor di otaknya. Jadi belum tentu gangguan jiwa," ungkapnya.

Theresia menambahkan, dokumentasi otak bisa membantu pasien untuk dilakukan pengobatan selanjutnya bila ada permasalahan di otaknya.

SEMINAR -- dr Theresia Christin SpS saat memberikan materi mengenai dokumentasi otak dalam acara media gathering di lantai 2 RS Siloam Sriwijaya, Kamis (19/10/2017).
SEMINAR -- dr Theresia Christin SpS saat memberikan materi mengenai dokumentasi otak dalam acara media gathering di lantai 2 RS Siloam Sriwijaya, Kamis (19/10/2017). (Tribunsumsel.com/Yohanes Iswahyudi)

"Bisa jadi sekarang tumornya masih kecil dan belum mengganggu. Tapi kalau sudah dilakukan deteksi, maka bisa diketahui cepat dan bisa segera dilakukan pengobatan. Karena kalau sudah besar tumornya bisa membahayakan nyawa," jelasnya.

Keseringan sakit kepala, sakit mata dan perubahan perilaku bisa jadi terdapat gangguan pada otaknya.

Pada acara ini juga diadakan launching paket pemeriksaan terbaru RS Siloam Sriwijaya yaitu Brain Documentation dengan harga Rp 2.828.000,yang terdiri dari Pemeriksaan EEG (Elektroensefalogram) yaitu pemeriksaan untuk mengukur aktivitas kelistrikan dari otak serta untuk mendeteksi adanya kelainan dari otak.

Pemeriksaan Brain Documentation ini juga disertai dengan pemeriksaan MRI Kepala Non Kontras yaitu pemeriksaan tanpa radiasi untuk mengetahui struktur internal kepala dari jarak dekat, terutama tulang, tendon, dan jaringan lunak tanpa obat kontras.

Selain pemeriksaan radiology, pemeriksaan Brain Documentation juga dilengkapi dengan pemeriksaan laboratorium yang terdiri dari Kolesterol Total, HDL, LDL, Trigliserida, untuk mengetahui kadar kolesterol, lemak baik, lemak jahat serta lemak darah dalam tubuh; Ureum , Creatinine , Asam Urat untuk mengetahui fungsi ginjal; PT lNR, APTT ( Activated Partial Thromboplastin Time) untuk mengetahui fungsi pemantauan pemakaian obat antikoagulan; serta Fibrinogen, D -Dimer untuk memantau proses trombosis » fibrinolitik.

Disediakan juga 1 (satu) kali konsultasi hasil pemeriksaan dengan Dokter Spesialis Saraf atau Dokter Spesialis Bedah Saraf.

Penulis: Yohanes Iswahyudi
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help