Es Krim Nikmat dan Lezat Bisa Dibuat Sendiri di Rumah, Bahannya Mudah Cuma Perlu 10 Menit

Bagaimana tak ajaib? Jika dengan resep ini kamu bisa membuat es krim hanya dalam waktu 10 menit.

Es Krim Nikmat dan Lezat Bisa Dibuat Sendiri di Rumah, Bahannya Mudah Cuma Perlu 10 Menit
Kompas
Es krim 

Marthodi mengatakan, bukannya meminta maaf pihak perusahaan eskrim Wall's justru bersikukuh jika produksi es krim mengikuti prosedur teliti dan steril, sehingga tidak mungkin ada kemasan es krim berisi cicak.

Es krim Wall's yang dibeli Martodi,  warga Jalan Basuki Rahmat Kelurahan Tanjung Raman Kecamatan Prabumulih Timur, berisi seekor cicak yang sudah membeku, padahal masih bersegel.
Es krim Wall's yang dibeli Martodi, warga Jalan Basuki Rahmat Kelurahan Tanjung Raman Kecamatan Prabumulih Timur, berisi seekor cicak yang sudah membeku, padahal masih bersegel. (TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON)

"Pihak perusahaan malah membawa satu boks eskrim untuk mengganti es krim berisi cicak, bukan itu yang kita inginkan tapi permintaan maaf di media dan menindaklanjuti dengan memeriksa produksi," katanya.

Marthodi mengatakan, pihaknya meminta Diskoperindag, Dinkes dan YLKI turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan terhadap produk-produk es krim tersebut. "Ditakutkan, peristiwa yang terjadi pada saya bisa berulang kepada orang lain," bebernya.

Sementara, Head Of Corpirate Communications, PT Unilever Indonesia tbk, Maria Dewantini Dwiamto ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah mendengar kabar jika ada konsumen atas nama Marthodi mengeluh ada cicak di dalam produk Unilever.

"Kita sudah terima informasi dan kita segera tindaklanjuti secara serius, kita lakukan pengecekan di pabrik pembuatan secara detail dan kita pastikan tidak akan ada cicak maupun apapun yang akan masuk atau jatuh ke dalam produk. Disebabkan semuanya higienis, pembuatan menggunakan mesin dan dengan kondisi tertutup," ujarnya.

Maria menuturkan, selain memeriksa mesin dan perjalanan pembuatan dan kertas-kertas penutup eskrim wall itu diperiksa secara rinci, bahkan pihaknya juga telah memeriksa pendristribusian produk tersebut dari pabrik hingga daerah.

"Kita bisa jamin dari pembuatan, distribusi tidak akan ada cicak atau barang yang akan masuk ke dalam makanan itu. Makanan kita higienis, dan kelas internasional. Jadi kita pastikan tidak mungkin," katanya.

Disinggung apakah selanjutnya pihak Unilever akan melakukan penarikan produk atau pemeriksaan lainnya, Maria mengatakan, sejauh ini laporan hanya satu dari Marthodi sementara daerah lain tidak ada jadi penarikan produk atau pemeriksaan di pasaran tidak perlu dilakukan.

"Sejauh ini kita hanya menerima satu laporan, jadi tidak akan ada penarikan produk. Pastinya kita yakin pembuatan hingga pendristribusian kita tidak mungkin ada cicak masuk," katanya.

Editor: Hartati
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved