Jajanan Kuno, Tapi Tetap Juara di Hati Masyarakat Tak Kalah dengan Jananan Kekinian

Salah satu jajanan tersebut adalah kue pancong. Jajanan yang populer sejak tahun 1987 satu ini masih banyak penggemarnya hingga sekarang.

Jajanan Kuno, Tapi Tetap Juara di Hati Masyarakat Tak Kalah dengan Jananan Kekinian
cookpad.com
Kue Pancong 

Anak remaja saat ini lebih mementingkan kepopuleran diripada kesehatan tubuh mereka.

Tapi, walaupun jajanan kekinian saat ini tengah populer dan hits di dunia maya, masih ada pula jajanan yang cenderung kuno tapi masih tetap eksis di kalangan masyarakat.

Salah satu jajanan tersebut adalah kue pancong. Jajanan yang populer sejak tahun 1987 satu ini masih banyak penggemarnya hingga sekarang.

Penggemarnya bukan hanya berasal dari kalangan anak SD dan remaja saja, bahkan penggemarnya justru berasal dari kalangan mahasiswa dan pegawai kantoran.

Udin, salah satu pedagang kue pancong yang sudah kurang lebih 28 tahun merintis usahanya ini mengaku tidak takut dengan adanya jajanan kekinian yang saat ini tengah menjamur di kalangan masyarakat.

Ia percaya bahwa saat ini masih banyak penggemar kue pancong buatannya.

"Ya nggak masalah, kan rezeki orang masing-masing. Walaupun saat ini banyak jajanan kekinian atau semacamnya, kue pancong masih juga (tetap) dicari, bahkan yang membeli banyak dari kalangan mahasiswa dan orang kantoran", ungkap Udin, pedagang kue pancong yang ditemui saat berjualan di depan SD Kartika II-3, Jalan Senopati, Bukit Kecil, Palembang.

Saat ditanya mengenai alasannya mengapa tetap berjualan kue pancong dengan gerobak dan tidak menyewa toko untuk berdagang, Udin hanya tidak mau para pelanggannya merasa kebingungan harus mencari dimana dirinya berjualan.

"Pernah sih kepikiran buat buka toko, tapi kasihan pelanggan kalau harus cari tahu dulu dimana toko pancongnya mang Udin. Lagipula sudah biasa mangkal di sekolah-sekolah gini malah banyak pelanggannya dan nggak perlu saingan juga dengan jajanan kekinian kan.. nanti kalau buka toko malah pelanggan jadi sedikit yang datang untuk beli", tutur Udin yang berdagang kue pancong turun temurun dari sang kakak.

Menurut Windana (26), salah satu pembeli yang sudah sejak dirinya SD berlangganan kue pancong mang Udin, dirinya mengaku tidak terpengaruh dengan kepopuleran jajanan kekinian saat ini.

Halaman
123
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved