TribunSumsel/

Usai Terobos Banjir, Perhatikan Ini jika Tidak Ingin Kendaraan Roda Dua Rusak

Lalu bagaimana agar kendaraan roda dua dapat aman melintasi genangan air dan mesin dapat terawat dengan baik?

Usai Terobos Banjir, Perhatikan Ini jika Tidak Ingin Kendaraan Roda Dua Rusak
TribunSumsel.com/Agung Dwipayana
Setelah diguyur hujan selama kurang lebih satu jam, banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi Jalan Kol H Burlian di kilometer 9, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Sukarami, Jumat (6/10/2017). 

Laporan Wartawan TribunSumsel.com, Agung Dwipayana

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Musim hujan telah tiba dan kota Palembang kerap dilanda banjir begitu hujan deras mengguyur.

Jalanan ibu kota Provinsi Sumsel tidak jarang digenangi air setinggi lutut orang dewasa.

Kondisi ini memaksa kendaraan terutama roda dua, terpaksa melintasi jalanan yang digenangi air.

Risikonya, jika sedang apes, kendaraan mengalami mati mesin dan pengendara terpaksa menepikan  kendaraan untuk memulihkan mesin motor agar hidup kembali.

Lalu bagaimana agar kendaraan roda dua dapat aman melintasi genangan air dan mesin dapat terawat dengan baik?

Menurut Kepala Bengkel Astra Motor Palembang yang berlokasi di Jalan Basuki Rahmat, Sukma Cahya, mengatasi masalah pada kendaraan roda dua yang menerobos banjir, tergantung jenis kendaraannya.

"Kalau motor matic dan bebek itu beda cara mengantisipasi maupun perawatan setelah motor terobos banjir," kata Sukma kepada TribunSumsel.com, Sabtu (14/10/2017).

Dijelaskannya, bagian sparepart atau onderdil motor matic yang harus dilindungi dari kemasukan air yakni Continuous Variable Transmission (CVT) atau sistem transmisi otomatis dan filter udara.

Sementara untuk motor bebek, busi yang merupakan bagian dari sistem kelistrikan, tidak boleh basah.

Halaman
123
Penulis: Agung Dwipayana
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help