TribunSumsel/

Tak Bisa Berjalan tapi Prestasi Pria Ini Membanggakan, Juara Olah Tubuh dan Otot

Dia dengan cepat jatuh cinta pada olahraga tersebut dan mendaftar kompetisi tingkat nasional setahun kemudian.

Tak Bisa Berjalan tapi Prestasi Pria Ini Membanggakan, Juara Olah Tubuh dan Otot
(YouTube)
Johnny Quinn 

TRIBUNSUMSEL.COM - Anda tidak perlu bisa berjalan jika ingin memiliki badan berotot, bahkan menjadi atlet binaraga.

Hal itu telah dibuktikan oleh Johnny Quinn yang berhasil menjadi atlet binaraga meski beberapa organ tubuhnya tak lagi berfungsi secara sempurna.

Pria berusia 40 tahun dari Chesterbrook, Pennsylvania ini mengalami kecelakaan sepeda motor 19 tahun lalu.

Kejadian tragis itu menyebabkan tulang pinggangnya patah, patah tangan, patah rahang dan trauma akibat benturan di kepala.

Selain membuat penampilan jadi makin ok, otot dada yang terlatih bisa membantu melakukan aktivitas sehari-hari.
Latihan membentuk otot (Google)

Selain itu, dalam kecelakaan tersebut cedera yang paling merusak tubuhnya adalah ketika hancurnya bagian vertebra T9 yang berakibat pada kelumpuhan dari bagian dada ke bawah hingga kakinya.

Itulah yang membuatnya harus berada di kursi roda hingga saat ini.

Ketika dia mulai terbiasa dengan kehidupannya di kursi roda, sekitar setahun kemudian Quinn memutuskan untuk kembali ke gym untuk mengurangi berat badannya.

Seorang binaragawan di Portugal bernama Valdir menjadi perbincangan usai tampil di sebuah stasiun TV. Pria itu tampil dengan tubuh yang memiliki otot kekar namun kelihatan sangat aneh.
Seorang binaragawan di Portugal bernama Valdir menjadi perbincangan usai tampil di sebuah stasiun TV. Pria itu tampil dengan tubuh yang memiliki otot kekar namun kelihatan sangat aneh. (Mirror)

Tak lama kemudian ia membaca tentang sebuah pertunjukan binaraga di atas kursi roda.

"Jika saya terjebak di kursi roda ini, saya akan merasa jauh lebih baik jika terlihat seperti itu (berotot)," kata Quinn.

Akhirnya, pada tahun 2001, Quinn mengikuti kompetisi pertamanya, dan dia merupakan cepat beradaptasi.

Dia dengan cepat jatuh cinta pada olahraga tersebut dan mendaftar kompetisi tingkat nasional setahun kemudian.

Di tahun 2010, ia menjadi Ketua Dewan Atletik National Physique Committee.

Setelah International Federation of Bodybuilding and Fitness menambahkan sebuah nomor untuk atlet disabilitas, Quinn menjadi satu dari sekitar 24 binaragawan kursi roda profesional di dunia.

"Binaraga adalah hidupku," katanya. "Ini membuka pintu bagi saya untuk berbagi keyakinan dan bagaimana saya benar-benar sampai di sini. Saya tidak perlu bisa jalan untuk hidup," tambahnya.

Berita ini sebelumnya sudah diterbitkan di Kompas.com dengan judul Juara Binaraga Ini Hidup di Kursi Roda

Editor: Hartati
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help