TribunSumsel/

Bupati Iskandar Dukung Percepatan Proyek Stategis Nasional

Iskandar juga menyeruh masyarakat dan pemerintah di tingkat kecamatan dan desa mendukung penuh program nasional ini.

Bupati Iskandar Dukung Percepatan Proyek Stategis Nasional
Sripoku.com/Mat Bodok
TIMBUNAN -- PT Prima Indojaya Mandiri (PIM) saat melakukan pekerjaan penimbunan tanah merah untuk infrastruktur Jalan Tol Kayuagung-Jakabaring Palembang.jpg 

KAYUAGUNG - Dua proyek pembangunan jalan tol Trans Sumatera di Kabupaten Ogan Komering Ilir yakni ruas Pematang Panggang-Kayuagung dan ruas Kayuagung-Palembang-Bentung, yang telah dimulai sejak 2016, terus dikebut penyelesaiannya karena menjadi bagian infrastruktur strategis nasional.

Bupati Ogan Komering Ilir pada Rapat Paripurna HUT OKI ke 72 mengatakan Pemkab OKI memberi dukungan penuh percepatan proyek strategis nasional yang melalui kabupaten ini.

Dukungan Pemerintah Kabupaten OKI untuk menuntaskan proyek stategis nasional ini melalui Peraturan Bupati OKI Nomor 5 Tahun 2017 tentang Penyelesaian Kasus Pertanahan.

"Yang jelas, dukungan diberikan untuk pembebasan lahan," kata dia.

Iskandar juga menyeruh masyarakat dan pemerintah di tingkat kecamatan dan desa mendukung penuh program nasional ini.

"Setiap sengketa lahan tol sudah ada ganti ruginya melalui pengadilan. Meski demikian, camat dan kepala desa tetap diminta aktif untuk memediasi, jika bisa tanpa ke pengadilan," ujar dia.

Sebelumnya kepala Dinas Pertanahan Kabupaten OKI, Pratama Suryadi mengatakan pembangunan ruas tol Pematang Panggang-Kayuagung terdiri dari empat seksi sepanjang 77 km, dengan status sudah dikerjakan sepanjang 57,7 km atau mencapai 74,93 persen. 

Bupati kabupaten Ogan Komering Ilir, H Iskandar SE
Bupati kabupaten Ogan Komering Ilir, H Iskandar SE (ist)

Sedangkan untuk ruas tol Kayuagung-Palembang-Betung (Kapaltung) yang terdiri dari delapan seksi sepanjang 134,69 km, sudah pembebasan lahan sepanjang 84,01 km atau mencapai 75,22 persen. 

Pratama menjelaskan dua ruas tol tersebut memiliki simpang susun (interchange) sebagai arus keluar masuk tol serta penghubung ke jalan provinsi sebanyak tiga titik, yaitu Sirah Pulau Padang-Jejawi dan Lempuing Jaya. 

Pemkab OKI berharap tambahan dua titik interchange yaitu di Mesuji Raya dan Pedamaran. 

Halaman
12
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help