TribunSumsel/

Iskandar Jabat Bupati Selama 3,5 Tahun, 92 Persen Masyarakat OKI Sudah Nikmati Listrik

Sudah 3,5 tahun pemerintahan yang dipimpin Bupati OKI, H. Iskandar berjalan, pembangunan infrastrukutur pedesaan termasuk

Iskandar Jabat Bupati Selama 3,5 Tahun, 92 Persen Masyarakat OKI Sudah Nikmati Listrik
ist
Sudah 3,5 tahun pemerintahan yang dipimpin Bupati OKI, H. Iskandar berjalan, pembangunan infrastrukutur pedesaan termasuk di sektor ketenagalistrikan terus digenjot. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Sudah 3,5 tahun pemerintahan yang dipimpin Bupati OKI, H. Iskandar berjalan,  pembangunan infrastrukutur pedesaan termasuk di sektor ketenagalistrikan terus digenjot.

Melalui program listrik desa, rasio elektrifikasi masyarakat OKI meningkat hingga 92 persen dari 75 persen pada tahun 2013.

“Energi listrik itu jadi ciri sebuah daerah itu sudah merdeka atau belum, untuk itu mengoptimalkan elekrifikasi masyarakat OKI. Sejak 2015 lalu kita sudah memasok listrik untuk masyarakat di tiga kecamatan; Air Sugihan, Sungai Menang dan Cengal” Ungkap Iskandar usai rapat Paripurna HUT OKI ke 72 tahun di Gedung DPRD OKI, Rabu, (11/10/2017).

Sejak dua tahun terakhir Pemkab OKI menggenjot rasio elektrfikasi masyarakat melalui pembangunan jaringan transmisi listrik desa sepanjang 103,96 kilometer dan 546 unit jaringan listrik tenaga surya.

Melalui program ini Pemerintah Kabupaten OKI mampu mengentaskan tiga kecamatan dari keterisoliran energi listrik, yaitu Kecamatan Cengal, Sungai Menang dan Air Sugihan.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Ogan Komering Ilir Ir. Man Winardi mengatakan, penyaluran energi listrik dapat menembus pelosok desa tersebut setelah pemkab menjadikannya program prioritas sejak dua tahun terakhir.

"Di OKI masih ada desa yang belum merasakan energi listrik, ada juga desa yang terputus atau terisolir karena tidak ada akses jalan darat. Tapi sejak semua ini dijadikan prioritas, sedikit demi sedikit sudah banyak desa mulai terang," kata Man.

Ia mengatakan, program ini dapat terlaksana berkat kerja sama pemkab dan PLN WIlayah Sumsel, Jambi dan Bengkulu.

"Untuk biaya kontruksi memang melalui APBD, namun untuk transmisinya berasal dari PLN. Karena itu, pemkab sangat mengapresiasi sekali kerja sama ini," kata dia.

Salah seorang warga Desa Sungai Menang, Reni Marlina Pisyadi mengatakan sangat bersukacita sejak aliran listrik masuk ke desanya.

Halaman
12
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help