TribunSumsel/

HUT ke 72, Ogan Komering Ilir Dukung Indonesia Jadi Poros Maritim Dunia

Inisiatif dan harapan itu disampaikan Bupati Ogan Komering Ilir H Iskandar SE pada rapat paripurna Istimewa DPRD Kabupaten

HUT ke 72, Ogan Komering Ilir Dukung Indonesia Jadi Poros Maritim Dunia
ist
Tanjung Tapa 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Peringatan hari jadi Kabupaten Ogan Komering Ilir ke 72 tahun jadi momentum semangat bagi jajaran pemerintahan dan masyarakat Ogan Komering Ilir untuk mendukung kebijakan pemerintah yakni mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Inisiatif dan harapan itu disampaikan Bupati Ogan Komering Ilir H Iskandar SE pada rapat paripurna Istimewa DPRD Kabupaten OKI dalam rangka HUT OKI di ruang paripurna DPRD Kabupaten OKI, Rabu, (11/10/2017).

Dikatakannya, potensi Tanjung Tapa sebagai pelabuhan internasional sangat memungkinkan untuk mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api (TAA). “Studi kelayakan (FS) sudah dibuatkan. Dalam waktu dekat investor akan paparan dengan Gubernur dan Bupati,” ungkapnya, Minggu, (10/9/2017).

Bupati kabupaten Ogan Komering Ilir, H Iskandar SE
Bupati kabupaten Ogan Komering Ilir, H Iskandar SE (ist)

Terkait Tanjung Carat  yang turut diusulkan Pemprov Sumsel sebagai pelabuhan samudera, menurut Bupati, pihaknya juga mendukung, apalagi jaraknya tidak begitu jauh dari KEK Tanjung Api-Api.

Menurut Iskandar Ogan Komering Ilir dianugerahi wilayah yang begitu luas terdiri dari daratan dan perairan serta garis pantai yang terpanjang di Sumatera Selatan.

“Dalam dinamika itu, laut akan semakin penting bagi masa depan. Jalur laut yang menghubungkan selat Malaka merupakan jalur penting bagi lalu lintas perdagangan dunia ke depan ditambah lagi dengan cita-cita dan harapan Presiden Jokowi untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia” Ungkap Bupati.

Dikatakannya Ogan Komering Ilir berada tepat ditengah-tengah proses perubahan strategis itu, baik secara geografis, maupun geo-ekonomi.

Tanjung Tapa
Tanjung Tapa (ist)

Posisi geo strategis dan keuntungan geografis itu membuka peluang bagi Ogan Komering Ilir untuk dipilih sebagai salah satu titik program tol laut Bapak Presiden Jokowi untuk membangun kerjasama regional dan internasional bagi kemakmuran rakyat.

 “Cita-cita dan agenda di atas akan menjadi fokus kita ke depan untuk mendukung Indonesia menjadi Poros Maritim Dunia, kekuatan yang mengarungi samudera, sebagai bangsa bahari yang sejahtera dan berwibawa” tegasnya.

Saudagar Jukung Lingki
Saudagar Jukung Lingki (ist)

Diketahui, program tol laut, pemerintah Jokowi-JK telah menetapkan 24 pelabuhan sebagai pendukung, turut dibangun 47 pelabuhan nonkomersil. Sebanyak 41 pelabuhan sedang dalam pembangunan. Target pemerintah adalah membangun 100 pelabuhan pada 2019.

Sebuah kapal motor melewati Tanjung Tapa di Ogan Komering Ilir
Sebuah kapal motor melewati laut Tanjung Tapa di Ogan Komering Ilir (ist)
Halaman
123
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help