TribunSumsel/

Setahun Sudah 7 Kali Banjir, Setiap Hujan Pasti Banjir Seperti Langganan Saja

Sehingga dapat meminimalisir terjadinya banjir, namun hingga saat ini belum ada realisasi.

Setahun Sudah 7 Kali Banjir, Setiap Hujan Pasti Banjir Seperti Langganan Saja
Tribunsumsel.com/Retno Wirawijaya
Jika hujan deras mengguyur volume air akan meningkat dan menyebabkan genangan tinggi di jalan Bungur IV, Perumahan RS Holindo Kelurahan Baturaja Permai kecamatan Baturaja Timur. 

TRIBUNSUMSEL.COM,BATURAJA - Seperti langganan saja jika hujan deras mengguyur Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Provinsi Sumatera Selatan beberapa kawasan Rs Holindo akan mengalami genangan air cukup tinggi.

Misalnya kemarin, di jalan Bungur IV, Perumahan RS Holindo Kelurahan Baturaja Permai kecamatan Baturaja Timur.

Jika hujan deras mengguyur volume air akan meningkat dan menyebabkan genangan tinggi.

Bahkan genangan air bisa mencapai hingga di atas satu meter bahkan bisa mencapai lutut orang dewasa. Kondisi itu diakui mengganggu aktifitas warga setempat.

Jek (29) warga setempat mengatakan, genangan air sedalam sekitar 50-80 Cm yang mengakibatkan kawasan di sekitar rumahnya banjir dinilai air kiriman.

"Ini air kiriman, ditambah hujan yang lebat jadinya banjir, dan disini sudah langganan banjir," cerita Jek.

Dalam satu tahun terakhir, hingga hari ini (9/10) diungkapkan Jek terhitung sudah 7 kali terjadi banjir.

Selain air kiriman penyebab utama banjir yakni di kawasan tersebut belum ada saluran air (Siring red) untuk mengalirkan air sehinga air bisa mengalir dan tidak menyebabkan banjir.

"Lihat saja di sini tidak ada siring, jadi ketika hujan lebat air dari atas ngalirnya ke sini (lokasi banjir red) sehingga banjir, air sudah masuk sekitar jam 4 subuh, dan sampe siang ini baru surut sedikit karena air tidak ada tempat perembesan untuk mengalir" ungkapnya.

Sementara itu An (30) warga lainnya menambahkan, warga setempat sudah mengusulkan ke kelurahan untuk dibangunkan talud dan siring.

Sehingga dapat meminimalisir terjadinya banjir, namun hingga saat ini belum ada realisasi.

"Sudah pernah beberapa kali kita usulkan, tapi tidak ada realisasinya, bahkan karena sudah terlalu sering diusulkan kita juga kesal sebab banjir ini seperti tidak ada solusi," keluhnya.(rws)

Penulis: Retno Wirawijaya
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help