TribunSumsel/

Begini Derita Warga di Perkampungan Transmigrasi, Puluhan Tahun Jalan Rusak Belum Diperbaiki

Jalan ini pernah diusulkan ke pemerintah supaya dibangun namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda akan direalisasikan.

Begini Derita Warga di Perkampungan Transmigrasi, Puluhan Tahun Jalan Rusak Belum Diperbaiki
Tribunsumsel.com/Farlin Addian
Beginilah kondisi akses jalan keluar masuk Desa Setia Marga (SP4) dan Desa Bina Karya (SP5), Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Farlin Addian

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA -- Masyarakat Desa Setia Marga (SP4) dan Bina Karya (SP5), Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara keluhkan akses jalan keluar masuk perkampungan.

Pasalnya jalan yang sering dilalui setiap hari itu kerap berlumpur jika musim penghujan dan menimbulkan debu di musim panas, lantaran puluhan tahun jalan ini belum dibangun.

Lup Munir (35) warga Desa Setia Marga (SP4), Kecamatan Karang Dapo, mengatakan setiap hari jalan berlumpur inilah yang dilalui walaupun sedikit kesulitan karena tidak ada jalan lain.

"Kadang setelah hujan kita bisa berjam-jam mengantri jalan ini untuk keluar masuk desa karena banyak lubang berlumpur," katanya.

Dikatakannya, dampak dari jalan rusak tersebut menghambat aktifitas masyarakat karena seharunya jarak yang ditempuh sekitar 1 jam malahvmrnjadi 2 jam bahkan lebih.

Apalagi jika ada ban kendaraan lain terbenam dalam lumpur terpaksa menunggu.

"Kita sangat berharap adanya perhatian pemeribtah mengenai jalan tersebut supaya diperbaiki kerusakannya, agar meringankan beban masyarakat," ungkapnya.

Sedangkan, Mada (53) warga setempat sekaligus sopir kendaraan‎, mengatakan tak jarang kendaraan yang dibawa terbenam dalam lumpur.

"Jika sudah terbenam terpaksa mencari bantuan mobil lain supaya menarik atau mendorong dari belakang," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Farlin Addian
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help