TribunSumsel/

Ngaku Polisi DA Bawa Kabur Motor Tukang Ojek

Ia ditangkap jajaran Polsek Baturaja Timur, karena diduga melakukan aksi penggelapan atau penipuan.

Ngaku Polisi DA Bawa Kabur Motor Tukang Ojek
Tribunsumsel.com/Retno Wirawijaya
Wakapolres OKU, Kompol Suryadi Sik didampingi Kasat Reskrim Polres OKU, Alex Andrian dan Kapolsek Baturaja Timur AKP Saharudin. 

TRIBUNSUMSEL,COM, BATURAJA - DA (27) warga Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) harus mempertanggungjawabkan perbuatnya.

Ia ditangkap jajaran Polsek Baturaja Timur, karena diduga melakukan aksi penggelapan atau penipuan.

Tersangka DA, terlihat terdunduk dan tak banyak bicara.

Kakinya terpaksa dilumpuhkan pihak polisi.

Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari melalui Wakapolres OKU, Kompol Suryadi Sik didampingi Kasat Reskrim Polres OKU, Alex Andrian dan Kapolsek Baturaja Timur AKP Saharudin mengatakan, tersangka ditangkap karena diduga melakukan Tindak Pidana Penggelapan dan atau Penipuan.

Korbannya rata-rata tukang ojek.

Modus yang dilakukan tersangka mengaku sebagai anggota polisi.

Untuk melancarkan aksinya pelaku melengkapi dirinya pistol mainan.

"Pelaku menjadi penumpang ojek dan mengaku sebagai anggota polisi yang mau menangkap. sewaktu di perjalanan sopir ojek di suruh berhenti dan turun dari sepeda motor dan menunggu karena pelaku mau menangkap yang tidak jauh dari sopir ojek tersebut turun. Selanjutnya pelaku pergi membawa sepeda motor milik korban tersebut," kata Wakapolres OKU di Mapolres OKU, Senin (9/10).

Kapolsek Baturaja Timur, AKP Saharudin menambahkan, penangkapan pada Minggu (8/10).

Pelaku ditangkap di salah satu salon di kawasan Baturaja Timur, OKU.

Dari penangkapan tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti, tiga unit sepeda motor, dua lembar celana panjang, satu lembar baju kaos, dua unit handphone.

"Barang bukti dan tersangka saat ini sudah kita amankan," katanya.(rws)

Penulis: Retno Wirawijaya
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help