TribunSumsel/

Bawa Sajam dan Kunci T, Fikri Diciduk Polisi

Melihat pelaku yang gugup kemudian petugas melakukan pemeriksaan dan mendapati sebilah senjata tajam dan kunci leter T.

Bawa Sajam dan Kunci T, Fikri Diciduk Polisi
Tribunsumsel.com/Edison
Fikri ketika diamankan jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Prabumulih karena mencuri sepeda motor, Senin (9/10/2017). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Apes nasib dialami Fikri Bin Madani (29) warga Jalan Talang Keramat Kenten Laut Kota Palembang.

Fikri terpaksa harus mendekam di sel tahanan Mapolres Prabumulih, akibat kedapatan membawa senjata tajam dan kunci leter T yang diduga akan digunakan mencuri motor.

Pelaku diamankan ketika tengah nongkrong di Jalan Jenderal Sudirman tepatya di Depan Lorong Cafe Boni Kelurahan Sindur Kecamatan Cambai Kota Prabumulih, Senin (9/10/2017) sekitar pukul 08.30.

Guna kepentingan penyelidikan dan proses lebih lanjut pelaku berikut barang bukti digelandang ke Mapolres Prabumulih.

Informasiberhasil dihimpun Tribunsumsel.com, diringkusnya Fikri bermula ketika tim Satuan Reserse Kriminal Polres Prabumulih melakukan patroli di sejumlah kawasan pemukiman penduduk di kota Prabumulih.

Ketika melintas di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan cafe Boni petugas mendapati pelaku tengah nongkrong dengan gelagat mencurigakan.

Melihat pelaku yang gugup kemudian petugas melakukan pemeriksaan dan mendapati sebilah senjata tajam dan kunci leter T.

Petugas yang mendapati itu langsung menggelandang Fikri ke Polres Prabumulih.

Dihadapan petugas, pelaku mengakui sajam dan kunci T merupakan miliknya.

"Sajam dipakai untuk jaga diri, kalau kunci T punya teman yang menitip," ungkap Fikri.

Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kasat Reskrim, AKP Eryadi Yuswanto SH membenarkan adanya tangkapan tersebut.

"Pelaku telah kami amankan dan masih menjalani pemeriksaan personel kami, atas perbuatannya pelaku akan dijerat UU daruratnomor 12/1951 tentang senjata tajam dengan ancaman 10 tahun penjara," tegasnya.(eds)

Penulis: Edison
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help