TribunSumsel/

Pinjamkan Mobil Pada Teman, Setelah 3 Tahun Mobilnya Jadi Begini, Bikin Kaget

Selain tersangka Feri, penjualan mobil hasil curian ini juga melibatkan Zaini yang saat ini masih buron.

Pinjamkan Mobil Pada Teman, Setelah 3 Tahun Mobilnya Jadi Begini, Bikin Kaget
Istimewa
Syaiful tersangka pencurian mobil ditangkap di kediamannya di Jalan Meranti 31, RT 42, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati, Palembang pada Senin (2/10/2017) malam. 

Laporan Wartawan TribunSumsel.com, Agung Dwipayana

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Agar kendaraan kesayangan Anda tidak hilang atau dicuri, ada baiknya Anda harus ekstra waspada, di antaranya dengan tidak mudah percaya dan meminjamkan kendaraan kepada orang yang belum terlalu dikenal atau gerak-geriknya mencurigakan.

Seperti dialami Abdullah bin Yajid (56), warga Dusun 1 Desa  Harapan, Kecamatan Pemulutan Induk, Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Ia harus merelakan mobil dum truk merk Mitsubisi dengan nomor polisi (nopol) BG 8549 UE miliknya "dipinjam" selama hampir 3 tahun atau 32 bulan lamanya oleh Syaiful Bahri bin Albet (32), yang merupakan rekannya sendiri.

Beruntung, kendaraan milik Abdullah dapat ditemukan kembali setelah unit jajaran Reskrim Polsek Pemulutan meringkus tersangka Syaiful di kediamannya di Jalan Meranti 31, RT 42, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati, Palembang pada Senin (2/10/2017) malam.

Kapolsek Pemulutan AKP  Zaldi, SH., M.Si, didampingi Kanit Reskrim, Bripka Zulkarnain A. ST., M.Si mengungkapkan, pada 3 Februari 2015 lalu, tersangka mencuri kendaraan korban dengan modus meminjam mobil dum truk.

"Modusnya, tersangka Syaiful ini meminjam kendaraan korban, mobil dum truk Mitsubisi FE-74 HD warna kuning nopol BG 8549 UE. Alasan tersangka meminjam  kendaraan, diakuinya untuk membeli santap siang atau beli nasi," terang Kapolsek.

Namun bukannya dikembalikan, mobil tersebut dijual tersangka Syaiful ke daerah Lampung melalui Feri, yang saat ini tengah mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Tanjung Raja.

Selain tersangka Feri, penjualan mobil hasil curian ini juga melibatkan Zaini yang saat ini masih buron.

"Sampai di Lampung, mobil truk hasil curian dijual seharga  Rp 20 juta atau sepuluh kali lipat lebih kecil dari harga sebenarnya," ungkap Kapolsek.

Setelah melakukan penyelidikan dan pengintaian, akhirnya tersangka berhasil diciduk saat bersembunyi di kediamannya, tanpa perlawanan.

Menurut AKP Zaldi, tersangka merupakan residivis kasus penggelapan mobil truk yang sebelumnya pernah dipenjara selama 2 tahun 6 bulan di LP Kayuagung, Ogan Komering Ilir (OKI).

Tersangka juga tercatat pernah melakukan penggelapan mobil dum truk di wilayah hukum Polresta Palembang sebanyak satu kali.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti hasil curian berupa  satu unit mobil dum truk Mitsubisi FE-74 HD warna kuning nopol BG 8549 UE keluaran tahun 2009.

"Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 372 KUHP tindak pidana penggelapan kendaraan. Untuk saat ini, tersangka masih diamankan di Mapolsek Pemulutan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut," tutup Kapolsek.

Penulis: Agung Dwipayana
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help