Serangan Jantung Bisa Menyerang Siapa Saja

Wajah-wajah penuh suka cita menghiasi wajah handai taulan yang setia menemani sang bapak di rumah sakit.

Serangan Jantung Bisa Menyerang Siapa Saja
net
Sakit jantung 

Karena itu diperlukan suatu sistem rujukan yang solid agar pasien yang mengalami serangan jantung berat dapat dikirim segera ke rumah sakit terdekat yang mampu melakukan IKP primer, atau minimal memberikan obat penghancur bekuan darah (trombolitik) sebagai metode pengembalian aliran darah pada kasus STEMI.

Alangkah sayang dan tentu angka kematian akan meningkat, apabila ternyata pasien sampai di  RS yang  belum menjalankan keduanya, sehingga melewati 12 jam waktu terbaik terapi tersebut diberikan.

Agar pasien sampai ke pusat layanan kesehatan terdekat yang tepat, adalah penting untuk melakukan pemetaan kemampuan RS. RS yang memiliki fasilitas IKP primer atau trombolitik, menjadi tujuan rujukan (hub) dan RS yang belum memilikinya menjadi si perujuk setelah diagnosis ditegakkan (spoke).

Spoke & Hub  saling berkomunikasi membentuk suatu jejaring, masing-masing mengerti peran dan tugasnya sehingga pasien dihantarkan secepat mungkin untuk mendapatkan terapi.

Secara nasional, PERKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia) kini menyebarluaskan program rujukan untuk kasus serangan jantung yang disebut iSTEMI.

 Informasi lengkap mengenai program ini dapat dilihat di website http://www.istemi.id Tentu kita semua ingin agar program ini juga dapat dinikmati oleh masyarakat Sumatera Selatan dan Palembang pada khususnya terutama menjelang detik-detik Asian Games 2018 perhelatan olahraga internasional yang dipercayakan pada daerah kita. Perlu diingat semuanya tidak semudah membalik telapak tangan, dan diperlukan partisipasi semua pihak terkait. “Share the Power” atau “Berbagi Kekuatan” , itulah tema Hari Jantung Sedunia yang jatuh pada tanggal 29 September 2017 ini.

Kami menghimbau masyarakat, tenaga medis paramedis , dinas kesehatan dan pemerintah daerah agar menanggapi wacana ini dengan serius, bahu membahu untuk mewujudkan visi akan sistem kesehatan jantung yang lebih baik.

Semoga tulisan saya boleh mengetuk perhatian para stakeholders yang peduli, dan gayung bersambut menuju Palembang EMAS.

Sementara itu, terkait meninggalnya meninggalnya mantan Walikota Palembang H Romi Harton. Serangan jantung tidak pandang bulu, bisa mengenai siapa saja, dimana, dan kapan saja.

Penulis:

dr. Alexander Edo Tondas, SpJP(K),FIHA,FICA,FAPSC

-Koordinator Rujukan Nasional KardioSerebroVaskular RS Mohammad Hoesin Palembang

-Koordinator Charitas Cardiovascular Center (CCC) Palembang

Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help