Nongkrong Cantik di Tempat Klasik, Berapa di Era Tahun 70an

Untuk harga, pengunjung tidak perlu khawatir. Kafe ini menyediakan harga yang cukup normal di kantong pengunjung.

Nongkrong Cantik di Tempat Klasik, Berapa di Era Tahun 70an
Tribunsumsel.com/Gisella Okita Andini
Kafe Kong Djie dengan interior klasik khas zaman dahulu. 

Jadi bukan hanya untuk tempat nongkrong bareng teman saja,  kafe ini juga bisa dijadikan sebagai tempat selfie bagi kaum muda karena tempatnya yang unik.

“Dulunya, sebelum jadi kafe, tempat ini studio foto, terus pemiliknya menjalin kerjasama dengan kopi Kong Djie di Bangka. Jadilah sekarang ini kafe Kong Djie disini. Bukan Cuma kafe saja, disini juga masih melayani jasa foto studio”, ungkap Fang-fang sebagai pihak pengelola kafe sekaligus tante dari pemilik kafe  Kong Djie.

Kafe yang baru buka tiga bulan ini, dinamakan Kong Djie karena kafe ini merupakan kedai kopi franchise yang berasal dari pulau Bangka, sehingga salah satu menu andalan  kafe ini ialah kopi Kong Djie khas daerah Bangka.

Walaupun kafe biasanya identik dengan kopi dan minuman lain sebagai teman ngobrol, namun kafe ini juga menyediakan makanan-makanan khas Palembang, seperti pempek panggang, model gandum, mie celor, tekwan, dan lainnya.

Selain kopi sebagai menu yang paling diminati pengunjung, Fang-fang, sebagai pihak pengelola mengatakan makanan yang menjadi andalan kafe ini ialah mie celor dan tekwan.

“Menu andalan disini itu selain kopi yang dikirim langsung dari Bangka, kami juga menyediakan mie celor dan tekwan. Ini makanan andalan di kafe ini”, kata Fang-fang saat ditemui Kamis (21/9/2017).

Untuk harga, pengunjung tidak perlu khawatir. Kafe ini menyediakan harga yang cukup normal di kantong pengunjung.

Dibandrol dari harga Rp 14.000 hingga Rp 17.500 untuk minuman dan Rp 12.500 hingga Rp 22.500 untuk makanan, pengunjung sudah bisa menikmati menu andalan di kafe ini.

Tak hanya menghadirkan menu dan interior klasik saja sebagai andalannya, di malam minggu kafe ini juga menyediakan live music untuk para pengunjung kafe ini.

Lagu-lagu yang dibawakan juga lagu-lagu romantis, membuat para pengunjung semakin betah nongki cantik bersama teman menghabiskan waktu weekend di kafe ini.

“Kalau malam minggu sangat ramai pengunjung, apalagi ditambah dengan adanya live music. Banyak anak muda yang nongkrong, malam mingguan sama teman-temanya kan...”, tambah Fang-fang.

Makanan khas yang enak ditambah interior yang unik dan lagu-lagu dari live music yang romantik sungguh merupakan perpaduan yang sangat apik untuk kafe ini.

Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved