TribunSumsel/

Tingkatkan Jumlah Pemilih Pilkada 2018 Mendatang, KPUD OKI Lakukan Terobosan Ini

KPUD OKI akan jemput bola dalam hal sosialisasi ke masyarakat sebab masih banyak warga yang tinggal dipesisir pantai yang belum sistem baru sekarang.

Tingkatkan Jumlah Pemilih Pilkada 2018 Mendatang, KPUD OKI Lakukan Terobosan Ini
Sripoku.com/Mat Bodok
Ketua KPUD OKI H Dedy Irawan SIP MSi 

KAYUAGUNG -- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), berencana bakal menggandeng provider dan Organisasi Masyarakat (Ormas) untuk meningkatkan jumlah pemilih pada Pilkada 2018 mendatang.

"Untuk meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pilkada nanti, kita akan menggandeng provider seperti XL, Telkomsel dan operator lainnya, sesuai dengan sinyal yang ada di setiap kecamatan dalam Kabupaten OKI," kata Ketua KPUD OKI, H Dedy Irawan, SIP MSi, Jumat (22/9/2017).

Bukan cuma menggandeng pihak provider dan Ormas, lanjut Dedi, sebelumnya KPUD OKI juga sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat melalui Media Sosial (Medsos), serta mengajak seluruh lapisan masyarakat lainnya untuk mensukseskan jalannya pemilihan kepala daerah (Pilkada) dengan meningkatkan jumlah pemilih.

"KPU OKI menargetkan ada peningkatan partisipasi pemilih sebesar 80 persen lebih. Seperti pada tahun sebelumnya, partisipasi pemilih mencapai 82 persen," kata Dedy.

Menurut dia, tingkat partisipasi pemilih masih terbilang rendah, karena berdasarkan aturan yang berlaku saat ini, syarat pemilih minimal telah melakukan perekaman di Dinas Kependudukan dan Catatan (Disdukcapil).

"Maka dari itu, kita terus berupaya semaksimal mungkin untuk dapat meningkatkan jumlah partisipasi pemilih di Kabupaten OKI," ujar Dedy panjag lebar, dkesuksesan pemili tak luput dari kerjasama masyarakat, untuk mendaftarka diri ke Capil guna mendapatka kartu tanda penduduk.

Sementara itu, Welly Tegalega SH Ketua IPSM OKI mengatakan, dirinya mengapresiasi upaya yang dilakukan pihak KPUD OKI tersebut.  "Kita berharap tidak hanya mensosialisikan hal itu saja, tetapi juga dalam hal pengawasan dan pemantauan dalam proses Pilkada Juli mendatang," harap Welly.

Welly meminta agar KPUD OKI, jemput bola dalam hal sosialisasi ke masyarakat, sebab masih banyak warga yang tinggal dipesisir pantai yang belum sistem baru sekarang.

"Selain itum pihak Capil juga harus jemput bola, karena masih banyak warga yang tak memiliki KTP," tandasnya. Mat Bodok

Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help