TribunSumsel/

Tingkatkan Pelayanan Pada Pasien, Berikan yang Terbaik dan Senyuman

Fikram meminta kepada keluarga pasien jangan segan-segan untuk memberikan informasi kepada manajemen rumah sakit

Tingkatkan Pelayanan Pada Pasien, Berikan yang Terbaik dan Senyuman
Sripoku.com/Mat Bodok
BERBINCANG – Ketua TP PKK OKI Hj Lindasari Iskandar saat berbincang dengan para dokter yang hendak melakukan operasi bibir sumbing, di ruang operasi RSUD Kayuagung yang baru diresmikan dengan pengguntingan pita, Rabu (20/9/2017). 

KAYUAGUNG - Sebanyak 38 orang warga tergolong miskin ikut operasi bibir sumbing gratis oleh Ketua TP PKK OKI H Lindasari Iskandar, Rabu (20/9/2017). Pada saat peresmian ruang baru operasi di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung.

Sebelum dimulainya operasi bibir sumbing tadi, istri Bupati OKI H Iskandar SE, Lindasari Iskandar didampingi Direktur RSUD Kayuagung dr H Fikram melakukan pemotongan pita tanda dibuka ruang operasi yang awal hanya memiliki 3 ruangan kini bertambah menjadi 6 ruangan. Ruangan yang ditata sedemikian rupa membuat para dokter operasi leluasa melakukan tindakan operasi.

Ketua TP PKK OKI Hj Lindasari Iskandar mengharapkan, pihak rumah sakit harus memanfaatkan tempat ruangan yang ada sebaik-baiknya. Dan jangan sampai ada keluhan dari masyarakat terkait pelayanan dan lain sebagainya. Lindasari tidak mau tahu, jangan ada keluhan dari masyarakat terkait pelayanan. Apabila ada suster, perawat, maupun bidan, sekaligus dokter yang nakal, tidak masuk hanya bisa dihubungi melalui telpon tanpa melihat pasien laporkan itu tidak benar.

“Layanilah, pasien dengan senyum dan rama tamah. Biasanya pasien itu sembuh sebelum berobat apabila melihat pelayanan baik,” ucap Lindasari dihadapan Fikram.

Direktur RSUD Kayuagung dr H Fikram didampingi Kabag TU H Iskandar Fuad mengatakan, ruang operasi yang baru saja diresmikan oleh Ketua TP PKK OKI Hj Lindasari Iskandar, salah satu program unggulan rumah sakit untuk mencapai kelancaran dalam mengambil tindakan operasi. “Bertambahnya ruangan berarti pelayanan di RSUD Kayuagung harus ditingkatkan yang lebih prima,” kata Fikram.

Dijelaskan Fikram, diharapkan para dokter agar meningkatkan pelayanan terhadap pasien yang selama ini sudah baik kedepan jauh lebih baik. “Ini awal dari pembenahan RSUD yang sangat rumit. Namun, berbagai upaya pembenahan sampai pelayanan harus menjadi andalan rumah sakit,” ujar Fikram yang meminta kepada seluruh pegawai rumah sakit harus melayani pasien dan keluarga pasien dengan rama tamah dan senyum sapa harus diutamakan.

Ketika ditanya masih ada pegawai rumah sakit yang nakal, tidak disiplin ketika tugas malam hanya tidur dan tidak memperhatikan pasien yang dirawat. Fikram meminta kepada keluarga pasien jangan segan-segan untuk memberikan informasi kepada manajemen rumah sakit atau langsung ke dirinya apabila sedang kontrol di setiap ruangan.

“Kalau ada petugas malam tidak melayani pasien, dan hanya tidur saja, tolong laporkan kepada saya,” ujar Fikram seraya akan memberikan tindakan tegas, kepada perawat maupun dokter untuk mengundurkan diri bekerja di rumah sakit.

“Di atur jadwal siang dan malam itu supaya tidak ngantuk dan bisa berjaga secara bergiliran bukannya piket malam itu hanya untuk tidur di ruangan,” ungkap Fikram apabila ada laporan akuran jelas akan saya berikan sanksi berat.

Fikram berharap tidak ada lagi keluhan dari masyarakat mengenai pelayanan di rumah sakit Kayuagung, karena kami menginginkan tindakan dan pelayanan jauh lebih baik. “Pelayanan prima kepada pasien dan masyarakat merupakan tolak ukur keberhasilan rumah sakit dalam melaksanakan program kerja kedepan,” timpal Fuad. Mat Bodok

Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help