Terciduk Pencurian Motor yang Sempat Viral di Medsos, Tidak Disangka Motor Dicuri Ternyata Milik

Dengan berbekal CCTV yang didapat, Unit Ranmor Sat Reskrim Polresta Palembang, berhasil mengamankan dua dari tiga pelaku pencurian tersebut.

Terciduk Pencurian Motor yang Sempat Viral di Medsos, Tidak Disangka Motor Dicuri Ternyata Milik
Capture/TribunWow.com
ilustrasi 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Slamet Teguh Rahayu

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Beberapa hari ini, tengah menjadi perhatian sebuah video di media sosial (medsos), peristiwa pencurian motor yang terjadi halaman masjid Ar Rahman Kecamatan Ilir Barat (IB) I.

Divideo tersebut dengan jelas, seorang pria mencuri sepeda motor jenis Honda CS One.

Parahnya, sepeda motor yang dicuri tersebut merupakan milik anggota TNI bernama Sugiarto.

Dengan berbekal CCTV yang didapat, Unit Ranmor Sat Reskrim Polresta Palembang, berhasil mengamankan dua dari tiga pelaku pencurian tersebut.

Mereka yang diamankan ialah Iqbal (27), warga Jalan Syakyakirti serta Abdurahman (52), warga Mariana.

Keduanya diringkus saat berada di kediamannya masing-masing, Jumat (22/9/2017) dini hari.

Kedua tersangka pencurian sepeda motor di masjid Palembang yang sempat viral di media sosial saat diamankan di Mapolresta Palembang, Jumat (22/9/2017).
Kedua tersangka pencurian sepeda motor di masjid Palembang yang sempat viral di media sosial saat diamankan di Mapolresta Palembang, Jumat (22/9/2017). (Tribunsumsel.com/Slamet Teguh Rahayu)

Saat diamankan di Polresta Palembang, Iqbal mengatakan, peristiwa itu bermula ketika Mus (DPO) meminta kepada Iqbal untuk dicarikan sepeda motor "bodong".

"Katanya mau dibayar Rp 2 juta, dan uangnya sudah saya ambil Rp 1 juta. Kami mencari motor itu bertiga. Mus dan Abdurahman menunggu, saya mengambilnya," katanya sembari menahan sakit usai dikakinya tertanam timah panas polisi.

Iqbal yang merupakan residivis ini mengatakan, ia tak tahu jika motor yang diambilnya tersebut merupakan motor anggota TNI.

Menurutnya, dalam aksinya itu ia hanya mengambil motor yang tidak memiliki kunci pengamanan.

"Saya tidak tahu pak kalau itu motor anggota TNI," akunya.

Setelah kejadian, sepeda motor tersebut langsung dibawa Mus ke daerah Gelumbang.

"Motor itu Mus yang bawa, katanya mau bayar saya Rp 1 juta lagi, tapi belum dibayar," keluhnya.

Penulis: Slamet Teguh Rahayu
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help