TribunSumsel/

Tiga Kader Partai Demokrat Prabumulih Terancam Diganti, Alasannya Bikin Ishak Mekki Emosi

Betapa tidak, setiap diundang di pertemuan DPD maupun di DPC Demokrat, ketiga anggota legislatif itu tidak pernah hadir.

Tiga Kader Partai Demokrat Prabumulih Terancam Diganti, Alasannya Bikin Ishak Mekki Emosi
Tribunsumsel.com/Edison
Ketua Dewan DPD Partai Demokrat Provinsi Sumatera Selatan sekaligus Wakil Gubernur Sumsel, H Ishak Mekki dan Ketua DPC Demokrat Prabumulih, Kusuma Irawan serta jajaran pengurus Provinsi ketika meresmikan kantor baru DPC Demokrat Prabumulih, pada Sabtu (16/9/201) malam. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Tiga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih dari partai Demokrat, terancam terkena sanksi Pemberhentian Antar Waktu (PAW).

Penyebabnya, tiga anggota legislatif itu dinilai tidak patuh kepada partai dan tidak menghargai ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) serta Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD).

Tiga anggota dewan dari partai Demokrat tersebut yakni H Erwandi yang merupakan wakil ketua II DPRD Prabumulih, H Erwansyah anggota komisi I dan H Beni anggota komisi III.

Ulah tidak patuh dan tidak menghargai dilakukan ketiga anggota dewan itu membuat Ketua Dewan DPD Partai Demokrat Provinsi Sumatera Selatan sekaligus Wakil Gubernur Sumsel, H Ishak Mekki, geram sekaligus kesal.

Betapa tidak, setiap diundang di pertemuan DPD maupun di DPC Demokrat, ketiga anggota legislatif itu tidak pernah hadir.

Bahkan parahnya, setiap Ishak Mekki berkunjung ke kota Prabumulih guna menghadiri acara partai demokrat, ketiga anggota dewan itu tidak juga pernah menampakkan batang hidungnya.

"Saya sesalkan sekali, sudah beberapa kali saya hadir di tengah-tengah kader Demokrat di Prabumulih namun tidak pernah ada satupun anggota dewan dari Demokrat di Prabumulih yang hadir," tegas Ishak Mekki dalam acara peresmian kantor baru DPC Demokrat Prabumulih, Sabtu (16/9/2017) malam.

Mantan Bupati OKI ini mengatakan, secara etika jika ada ketua partai tingkat provinsi yang datang ke daerah maka sudah selayaknya anggota dewan dari partai bersangkutan untuk datang, disebabkan mereka duduk karena partai namun dewan Demokrat Prabumulih tidak demikian.

"Kita tidak tau mereka ada masalah apa dan apakah mereka ada di dalam kota atau lagi dinas luar, jelasnya tidak ada pemberitahuan. Kalau sudah berkali-kali seperti ini bisa saja di PAW, nanti DPC akan menyurati mereka dan DPD akan menindaklanjuti itu ke DPP," bebernya.

Halaman
12
Penulis: Edison
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help