TribunSumsel/

Ambil Kompor Gas Orang Tua Kandung, Suami-istri Diringkus Polisi

Meylinda dan Hairul Anggara mengakui segala perbuatannya dan mengatakan berani mengambil barang karena di rumah ayah sendiri.

Ambil Kompor Gas Orang Tua Kandung, Suami-istri Diringkus Polisi
Tribunsumsel.com/Edison
Meylinda dan suami dilaporkan ayah kandungnya Oktoberianto bin M Rasyid ke petugas kepolisian dengan tuduhan melakukan pencurian dengan pemberatan di rumah kontrak di Jalan Baturaja tepatnya di belakang SMA N 2 Kelurahan Tanjung Raman kecamatan Prabumulih Selatan, pada Selasa (12/9/2017) sekitar pukul 11.00. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Sungguh malang nasib dialami Meylinda binti Oktoberianto (18) warga Sukaraja RT 01 RW 01 Kelurahan Sukaraja Kecamatan Prabumulih Selatan kota Prabumulih.

Hanya karena mengambil kompor gas dan Magiccom milik orang tua kandung, Meylinda dan suaminya Hairul Anggara bin Karman (25) harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Prabumulih Timur.

Meylinda dan suami dilaporkan ayah kandungnya Oktoberianto bin M Rasyid ke petugas kepolisian dengan tuduhan melakukan pencurian dengan pemberatan di rumah kontrak di Jalan Baturaja tepatnya di belakang SMA N 2 Kelurahan Tanjung Raman kecamatan Prabumulih Selatan, pada Selasa (12/9/2017) sekitar pukul 11.00.

Petugas yang mendapat laporan Oktaberianto langsung meringkus pasangan suami-istri itu ketika keduanya melintas di Jalan Angkatan 45 Kelurahan Gunung Ibul, pada kamis (14/9/2017) sekitar pukul 19.00.

Selain mengamankan dua pelaku, petugas juga berhasil menyita barang bukti berupa 1 buah magiccom Cosmos, 1 buah tabung gas elpiji 3 kg dan 1 unit kompor gas Rinai.

Guna kepentingan penyelidikan dan proses lebih dua pelaku digelandang ke Mapolres Prabumulih.

Informasi berhasil dihimpun di lapangan, diringkusnya Meylinda dan suaminya Hairul Anggara bermula dari laporan Oktoberianto yang merupakan ayah kandung Meylinda ke Polsek Prabumulih Timur dengan nomor laporan Lp / B /164/IX/2017/Sumsel/Pbm/Sek Pbm Tmr.

Meylinda dan suami dilaporkan ayah kandungnya Oktoberianto bin M Rasyid ke petugas kepolisian dengan tuduhan melakukan pencurian dengan pemberatan di rumah kontrak di Jalan Baturaja tepatnya di belakang SMA N 2 Kelurahan Tanjung Raman kecamatan Prabumulih Selatan, pada Selasa (12/9/2017) sekitar pukul 11.00.
Meylinda dan suami dilaporkan ayah kandungnya Oktoberianto bin M Rasyid ke petugas kepolisian dengan tuduhan melakukan pencurian dengan pemberatan di rumah kontrak di Jalan Baturaja tepatnya di belakang SMA N 2 Kelurahan Tanjung Raman kecamatan Prabumulih Selatan, pada Selasa (12/9/2017) sekitar pukul 11.00. (Tribunsumsel.com/Edison)

Dalam laporan itu dinyatakan jika pada Jumat (8/9/2017) sekitar pukul 17.00 Oktabrianto meminta anaknya Meylinda atau akrab disapa Indah mengantar adik yang ada di kediaman pelaku ke rumah bapaknya itu.

Permintaan itu kemudian dituruti Meylinda dan suaminya, namun ketika tiba di rumah ayah dan seisi rumah lainnya tidak ada.

Lantaran merasa baru mengarungi bahtera rumah tangga, Meylinda kemudian mengambil beberapa barang seperti magiccom, kompor gas dan tabung untuk dibawa ke rumahnya.

Halaman
12
Penulis: Edison
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help