TribunSumsel/

Terungkap! Jangan Pernah Tinggalkan Kamar Hotel dalam Kondisi Berantakan, Mengerikan

Rahasia Hotel Terungkap: Jangan Pernah Tinggalkan Kamar Hotel dalam Kondisi Berantakan! "Alasan Dibaliknya" Bakal Bikin Kamu Merinding

Terungkap! Jangan Pernah Tinggalkan Kamar Hotel dalam Kondisi Berantakan, Mengerikan

Nenek Rohaya dan Selamat bermalam di hotel kawasan Jalan A Rivai Palembang.

Seorang sekuriti hotel mengatakan nenek Rohaya kembali ke hotel pukul 8 malam.

Malam sekira pukul 22.00 hujan deras turun di Kota Palembang.

Dari postingan di akun instagram Palembang terkini tampak Nenek Rohaya dan Selamat sedang duduk di atas tempat tidur.

Selamat dan Rohaya terlihat berpose saat difoto.

Selamat menunjukkan kuku jarinya yang masih merah karena daun pacar.

Sementara nenek Rohaya mengacungkan jari jempolnya.

Netizen yang melihat foto tersebut malah fokus ke bagian wajah nenek Rohaya

Menurutnya wajah Nenek Rohaya menggunakan bedak yang sangat tebal.

Terlihat kulit wajahnya lebih putih dibanding kulit tangannya.

Berikut komentar netizen.

meniqholic Geregetan nian aku jingok bedak nenek itu Pengen ku kusek (kucek)

didin_ Jangan menor igo yoh wkwk (jangan tebal nian bedaknya)

sucipearce Mati kau dempol nenek rohaya.. Ckkckck

ermautari Padahal dak editan tp ngp cak editan? Apa krn bedak nenek

palembangterkini
instagram.com/palembangterkini

Awal Mula Timbul Rasa Sayang

Dimata Selamet, Rohaya merupakan sosok wanita yang berarti baginya.

Terlebih saat ia mengalami sakit malaria selama satu bulan Rohaya lah yang merawat dirinya.

"Saya tidak tahu kalau tidak ada bibik saya akan jadi apa. Beliau lah yang merawat saya."

"Kami menikah tidak ada paksaan. Kami sama-sama cinta," ujar Selamet.

Dengan pernikahan ini, kata Selamet mereka akan saling menjaga.

Ia mengaku akan saling mencintai sampai ajal menjemput.

"Kami akan saling menjaga," katanya.

Disinggung apa rencana kedepan setelah menikah ini, Selamatdengan suaranya yang memang pelan akan mencari nafkah. Ia akan berkebun untuk memenuhi biaya.

"Kalau sekarang lahan kebun memang belum ada. Namun sementarra belum ada saya akan bekerja seperti biasa mencari upahan di kebun orang," ceritanya, cerita Selamet yang mengajak menikah pertama kali dirinya dan akhirnya diterima Rohaya.

Sementara Rohaya sendiri membenarkan jika Selamet pertama kali mengajak menikah.

Awalnya ia ragu, namun setelah mendengar penjelasan Selamet ia menerima hal itu.

"Dia bilang cinta mati. Kami sama-sama cinta," kata Rohaya ke depan jika ada modal akan berkebun padi.

Sementara belum ada ini mereka akan seperti biasa mengambil upahan berkebun.

"Kami menikah tidak ada paksaan. Kami memang saling suka dan cinta. Setelah menikah ini kami akan tinggal di rumah ini, anak-anak saya sudah berkeluarga dan tidak tinggal di rumah lagi," ceritanya.

slamet dan rohaya
slamet dan rohaya ()
Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help