TribunSumsel/

Astaga, Habis Beginian Bersama Temannya di Rel Kereta Api, Pria ini Alami Kejadian Mengerikan

Kereta Api yang menabrak korban merupakan kereta KD1 atau kereta khusus pengangkut para Direksi PT KAI yang melakukan kunjungan dari arah jalur

Astaga, Habis Beginian Bersama Temannya di Rel Kereta Api, Pria ini Alami Kejadian Mengerikan
Kolase Tribunsumsel.com/ Net

Ketika sedang santai, tiba-tiba muncul sebuah kereta kunjungan para Direksi PT KAI dari arah Muaraenim menuju ke arah Setasiun Kertapati Palembang.

Pria ditabrak kereta api
Pria ditabrak kereta api ()

Masinis yang melihat korban nongkrong kemudian membunyikan klakson atau istilah kereta api semboyan 35.

Korban yang diduga mendengar berusaha keluar dari rel namun kereta api yang sudah dekat masih bisa menyenggol tubuh korban.

Akibatnya, korban terpental ke luar rel dan terkapar di depan gubuk biasa anak-anak aibon nongkrong.

Kepala Kantor Layanan Operasional Informasi PT KAI Drive III Sumsel, Richard Saputra ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya warga tewas tertabrak kereta api.

"Korban tewas dengan luka di bagian kepala, kejadian terjadi di rel kereta api antara jalur Prabumulih-Lembak berlokasi di kawasan KM 323+4/5," ungkapnya.

Richard Saputra mengatakan, tewasnya korban tersebut akibat tersenggol oleh KD1 kereta kunjungan para Direksi PT KAI yang tengah melintasi dari Stasiun Muaraenim dengan tujuan Stasiun Kertapati.

"Masinis telah berupaya dengan membunyikan semboyan 35 tapi korban masih terkena kereta api dan meninggal," katanya seraya mengatakan setelah kejadian pihaknya langsung menghubungi Polsuska KAI dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian di Polsek Prabumulih Timur.

Kapolres Prabumulih, AKP Andes Purwanti SE MM melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Hernando SH membenarkan adanya peristiwa itu dan petugas telah ke TKP serta membawa korban ke rumah sakit.

"Bagitu dapat kabar petugas kami langsung ke tempat kejadian perkara dan membawa korban ke rumah sakit, jenazah sudah diambil keluarga untuk dimakamkan," bebernya.(eds)

Penulis: Edison
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help