TribunSumsel/

Ada Suara Rintihan di Kamar Kos Mahasiswi, Setelah Diperiksa Ternyata Buat Heboh Sekampung

Ismi mahasiswi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Yogyakarta bunuh bayi yang baru dilahirkan dengan cara yang kejam.

Ada Suara Rintihan di Kamar Kos Mahasiswi, Setelah Diperiksa Ternyata Buat Heboh Sekampung
TRIBUNJOGJA.COM | Santo Ari | Pradito Rida Pertana
Kos di Jalan Acasia, Caturtunggal, Depok, Sleman tempat pelaku pengguguran kandungan diamankan polisi, Rabu (13/9/2017). 

Pulang dari tempat loundri, ternyata warga sudah berkerumun di depan kamar kosnya. Setelah dicecar pertanyaan, akhirnya dia mengakui bahwa telah melahirkan seorang anak di kamar kosnya.

"Dia membuka lemari, dan memberikan tas berisi bungkusan handuk dan mengakui bahwa di dalam handuk itu adalah bayi yang telah dilahirkannya. Bayi itu berjenis kelamin perempuan dan sadah meninggal," beber Wakapolres.

Kepolisian yang mendapat informasi itu langsung mengamankan pelaku.

Dari keterangannya saat diinterogasi, anak yang dikandungnya tersebut adalah buah hasil hubungan di luar nikah dengan pacarnya saat di Kediri.

"Ia merasa malu dan berinisiatif menggugurkan kandugan dengan mengonsumsi obat yang memacu agar janin bisa keluar. Obat itu dibeli secara online seharga 2,6 juta," ungkapnya lagi.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (tkp) aparat menemukan barang bukti berupa sprei, tas dan handuk untuk membungkus bayi serta pula pisau yang digunakan untuk memotong tali pusar. (TRIBUNjogja.com)

Editor: Kharisma Tri Saputra
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help