TribunSumsel/

Prihatin Dengan Rohingya, Nenek Pemulung Ini Malah Buat Kaget Karena Sikapnya!

Seperti dilakukan, Suryati (60), nenek yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung mengumpulkan barang bekas botol dan kardus ini ikut terpanggil saat m

Prihatin Dengan Rohingya, Nenek Pemulung Ini Malah Buat Kaget Karena Sikapnya!
Wartakota/Ichwan Chasani
Para pemulung sedang mencari sampah di antara alat-alat berat yang membuang sampah di TPA Bantar Gebang Bekasi. Di sini banyak warga tinggal hanya untuk menyambung hidup. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Defri Irawan

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Kriris kemanusiaan muslim Rohingya di Myanmar menuai kecaman dari masyarakat Banyuasin.

Bahkan masyarakat berbondong-bondong menggalang dana untuk membantu etnis Rohingya di Myanmar, Rabu (6/9/2017).

Seperti dilakukan, Suryati (60), nenek yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung mengumpulkan barang bekas botol dan kardus ini ikut terpanggil saat melihat penggalangan dana untuk muslim Myanmar yang dilakukan berbagai organisasi di Banyuasin.

Nenek Suryati pemulung yang ikut menyumbang penggalangan dana untuk etnis Rohingya di Myanmar, Rabu(6/9/2017).
Nenek Suryati pemulung yang ikut menyumbang penggalangan dana untuk etnis Rohingya di Myanmar, Rabu(6/9/2017). (tribunsumsel.com/Defri Irawan)

"Ini untuk muslim Myanmar ya pak, saya mau nyumbang, kasihan ya saya lihat di TV banyak anak-anak dibunuh," ujar nenek pemulung ini.

Walau hidup pas-pasan mencari makan dengan menjadi pemulung, nenek Suryati, rela menyisihkan sedikit uangnya membantu muslim Myanmar yang saat ini butuh uluran tangan. 

Saat menghampiri penggalangan dana, nenek Suryati merogoh kocek dan mengeluarkan uang Rp 5 ribu selembar lusuh yang digenggamnya kemudian dimasukan ke dalam kotak sumbangan.

Krisis muslim Rohingya di Myanmar menimbulkan respon luar biasa dari masyarakat Banyuasin, organisasi pemuda, ormas islam, parpol, dan masyarakat berbondong-bondong menggalang dana membantu muslim Rohingya.

Penulis: Defri Irawan
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help