Ngeri Demi Mencari Nafkah Warga Rela Bertarung Nyawa Bergulat dengan Buaya, Ceritanya Bikin Haru

Saat ini warga mulai mengalah dan mengurangi beraktifitas di sekitar sungai dan mengalihkan pencarian daun nipah ke kawasan lain yang lebih aman.

Ngeri Demi Mencari Nafkah Warga Rela Bertarung Nyawa Bergulat dengan Buaya, Ceritanya Bikin Haru
IST
ilustrasi buaya 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Defri

Tribunsumsel.com, Banyuasin - Membuat atap nipah merupakan mata pencarian sehari-hari warga Desa Limau Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin.

Tidak heran, untuk mencari daun nipah warga setempat rela bertarung dengan buaya penghuni sungai Muara Limau yang banyak ditumbuhi daun nipah, Selasa (29/8/2017).

Diceritakan, Abu Siri (62), petani atap nipah di Desa Limau Kecamatan Sembawa, warga setempat sudah bertahun-tahun memproduksi atap nipah untuk dijual kembali.

Mata pencarian ini sudah digeluti sejak bertahun-tahun lamanya.

Yahuni (70) warga Desa Limau Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan saat sedang merajut atap dari daun nipah, Selasa (29/8/2017).
Yahuni (70) warga Desa Limau Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan saat sedang merajut atap dari daun nipah, Selasa (29/8/2017). (Tribunsumsel.com/Defri Irawan)

"Inilah mata pencarian daerah kami, selain bersawah dan bertani karet. Untuk mencari daun nipah ini warga dari dahulu kerap bentrok dengan buaya penghuni sungai Muara Limau karena di pinggiran sungai banyak terdapat daun nipah," cerita Abu Siri saat dijumpai Tribunsumsel.com.

Lebih lanjut kata Abu Siri, selama ini warga Desa Limau sudah biasa melihat buaya di sungai muara limau.

Tidak heran buaya dan warga kerap bentrok karena buaya sering mengancam keselamatan warga.

"Selama ini sudah ada tiga warga meninggal diterkam buaya saat beraktifitas di pinggir sungai Muara Limau, termasuk saat sedang mencari daun nipah," ujarnya.

Saat ini warga mulai mengalah dan mengurangi beraktifitas di sekitar sungai dan mengalihkan pencarian daun nipah ke kawasan lain yang lebih aman.

Halaman
1234
Penulis: Defri Irawan
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved