TribunSumsel/

Gelar Lomba Bidar Tahunan, Hadiahnya Unik dan Tidak Biasa Makin Bikin Peserta Semangat

Sebanyak 14 unit perahu bidar mini ditambah 21 perahu dangkuk adu cepat sore itu di bentangan Sungai Babatan.

Gelar Lomba Bidar Tahunan, Hadiahnya Unik dan Tidak Biasa Makin Bikin Peserta Semangat
Istimewa
Lomba bidar digelar dalam rangka HUT RI ke 72 di gelar Senin, (21/8/2017), siang. Kendati panas terik, para peserta tetap antusias untuk melanjutkan perlombaan demi memperebutkan hadiah. 

KAYUAGUNG - Perlombaan Kebut Perahu menjadi kegiatan rutin yang diselenggarakan masyarakat Pedamaran Kabupaten OKI, Sumatera Selatan (Sumsel).

Perlombaan ini dibagi menjadi dua kelas berdasarkan jenis perahu, yaitu jenis perahu bidar dan dangkuk.

Perahu bidar digunakan untuk perlombaan (pancalan), perahu dangkuk yang biasa digunakan warga untuk pergi ke sawah dan mencari purun.

Sebanyak 14  unit perahu bidar mini ditambah 21 perahu dangkuk adu cepat sore itu di bentangan Sungai Babatan.

Sebutan perahu yang didayung oleh lima orang itu sungguh unik.

Sebut saja Koboy Kuro, Ular Aek, Sampah Emas sampai Lintang Pulat.

Kegiatan yang digelar dalam rangka HUT RI ke 72 di gelar Senin (21/8/2017), siang.

Kendati panas terik, para peserta tetap antusias untuk melanjutkan perlombaan demi memperebutkan hadiah.

Hadiah yang disiapkan panitia terbilang unik, yaitu juara I bidar mendapat satu ekor kerbau sedangkan juara satu kelas perahu dangkuk mendapatkan seekor kambing.

Juara II dan III masing-masing mendapat uang pembinaan. 

Halaman
12
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help