TribunSumsel/

Turun dari Angkot Ponsel Hilang, Pelajar Ini Ngadu dan Ini yang Dilakukan Kakaknya

Aksi kejahatan di dalam angkot masih saja terus terjadi. Bagi anda yang masih menggunakan transportasi umum sepeerti bus kota hendaklah berhati-hati.

Turun dari Angkot Ponsel Hilang, Pelajar Ini Ngadu dan Ini yang Dilakukan Kakaknya
net/google
Ilustrasi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Aksi kejahatan di dalam angkot masih saja terus terjadi. Bagi anda yang masih menggunakan transportasi umum sepeerti bus kota hendaklah berhati-hati.

Jangan sampai terjadi seperti seorang pelajar SMP kelas 3 yakni Akbar (14) yang kehilangan ponsel saat turun dari angkot jurusan Plaju-KM 12 Palembang.

Merasa ponselnya telah berpindah tangan usai menumpangi angkot tersebut dirinya pun mengadu kepada kakaknya.

"Saya naik angkot pak dari plaju dan turun di bundaran air mancur karena mau ketempat kakak saya bekerja, " ujarnya, Minggu (13/8/2017).

Saat turun ia pun mengecek ponselnya sudah tak ada lagi. Akan tetapi pada saat berada didalam angkot masih ada.

"Saya yakin dia yang mengambilnya, tadi sebelum turun HP saya masih ada. Jadi saya langsung saja mengadu kepada kakak saya yang sedang bekerja dibengkel tak jauh dari tempat saya diturunkan tadi, " kata dia.

Lalu, sang kakak pun langsung menghadang angkot tersebut ketika kembali melintasi jalan tersebut.

"Kakak saya langsung hadang pak dan menangkapnya. Lalu dia dipukuli massa, " ungkap dia.

Rasyid (26) seorang kenek Bis Kota Jurusan Plaju - KM 12 Palembang bonyok diamuk masa lantaran diduga telah melakukan aksi copet di Jalan Merdeka tepatnya di bundaran Air Mancur Masjid Agung Palembang.

Rasyid pun terus mengelak kalau bukanlah dirinya yang mengambil ponsel tersebut. "Bukan saya pak, " kelaknya terus.

Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help